Olahraga
Beranda / Olahraga / Vietnam Sindir Indra Sjafri? Pemain Naturalisasi Jadi Sorotan!

Vietnam Sindir Indra Sjafri? Pemain Naturalisasi Jadi Sorotan!

HIMBAUANMedia Vietnam kini secara terang-terangan menyoroti kekuatan Timnas U-22 Indonesia yang dibesut oleh Indra Sjafri, bahkan menobatkannya sebagai musuh utama yang patut diwaspadai dalam gelaran SEA Games 2025 mendatang. Analisis mendalam dari negeri tetangga ini menggarisbawahi potensi besar skuad Garuda Muda, terutama dari komposisi pemain yang dimiliki.

Indonesia dipandang sebagai rival terberat oleh Vietnam dalam perebutan medali emas sepak bola SEA Games 2025. Kekuatan strategis yang dibangun oleh Pelatih Indra Sjafri dalam skuadnya menjadi perhatian utama, khususnya terkait kehadiran para pemain berdarah keturunan atau yang sering disebut pemain naturalisasi. Fenomena ini, menurut pandangan Vietnam, bukanlah hal baru dan telah menjadi ciri khas serta ancaman tersendiri bagi lawan-lawan Indonesia di berbagai ajang.

Seperti yang telah terlihat dalam beberapa turnamen terakhir, tumpuan kekuatan Timnas U-22 Indonesia di bawah arahan Indra Sjafri diprediksi akan kembali bertumpu pada sejumlah pemain naturalisasi yang dipanggil. Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memang telah aktif memanggil para pemain keturunan, baik yang telah berkarier di kompetisi domestik maupun yang masih merumput di luar negeri (abroad), untuk memperkuat tim nasional di berbagai kelompok umur.

Dalam daftar proyeksi skuad yang disebutkan oleh media Vietnam, nama-nama seperti Dion Markx, Ivar Jenner, dan Mauro Zijlstra diyakini akan menjadi bagian penting dari tim Indra Sjafri untuk SEA Games 2025. Kehadiran mereka dipercaya akan meningkatkan kualitas dan daya saing skuad Garuda Muda. Kualitas para pemain ini tidak hanya diakui oleh publik sepak bola Tanah Air, tetapi juga telah diamati secara cermat oleh Vietnam sebagai salah satu “titik kritis” dalam strategi Indra Sjafri.

Sementara itu, beberapa nama yang sebelumnya kerap menjadi langganan dan sempat terkendala izin klub, seperti Rafael Struick dan Jens Raven, kini tidak lagi menghadapi masalah serupa. Hal ini dikarenakan keduanya kini sudah berkarier di kompetisi Indonesia, memudahkan proses pelepasan mereka untuk bergabung dengan tim nasional. Pernyataan dari media Vietnam, Dantri.com.vn, secara eksplisit menyatakan, “Titik kritis Timnas U-22 Indonesia terletak pada pemain-pemain naturalisasi dalam daftar skuad SEA Games 2025.” Mereka juga menambahkan, “Pelatih Indra Sjafri telah memanggil sejumlah pemain asal Belanda seperti Dion Markx, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Rafael Struick, dan Jens Raven. Pemain seperti Rafael Struick dan Jens Raven juga sudah berkarier di Indonesia, mereka tak lagi khawatir tidak akan dilepas klubnya.”

Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Mesin Ekonomi Baru?

Vietnam sendiri mengakui rekam jejak impresif yang berhasil ditorehkan oleh timnas kelompok umur Indonesia, terutama sejak tahun 2023, dengan kontribusi signifikan dari para pemain naturalisasi. Prestasi seperti dua kali tampil di Piala Dunia U-17 dan pencapaian semifinal Piala Asia U-23 adalah bukti nyata kemajuan sepak bola muda Indonesia yang luar biasa. Media Vietnam itu kembali menegaskan, “Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola muda Indonesia telah meraih berbagai prestasi. Timnas U-17 Indonesia dua kali lolos ke Piala Dunia, Timnas U-23 finis di peringkat ke-4 Piala Asia U-23 2024 dan hampir lolos ke Olimpiade.”

Lebih lanjut, Vietnam juga menilai bahwa dari segi tekad dan ambisi untuk meraih medali emas SEA Games tahun ini, Timnas U-22 Indonesia memiliki semangat yang setara dengan mereka. Perebutan medali emas pada ajang ini selalu menjadi gengsi tersendiri bagi kedua negara. “Dari segi tekad, Timnas U-22 Indonesia mungkin tidak kalah dari Vietnam,” tulis Dantri.com.vn. Mereka juga memprediksi, “Setelah meraih medali emas bersejarah di tahun 2023, Indonesia akan mempertahankan gelar ini dengan segala cara.”

Turnamen SEA Games 2025 cabang olahraga sepak bola pria dijadwalkan akan bergulir pada tanggal 3 hingga 18 Desember 2025, dengan Thailand sebagai tuan rumah yang akan menggelar pertandingan di tiga kota berbeda. Untuk fase grup, Timnas U-22 Indonesia telah ditempatkan di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Grup ini menjadi satu-satunya yang dihuni oleh empat kontestan, menunjukkan persaingan yang ketat sejak awal.

Sementara itu, Grup B akan dihuni oleh Vietnam, Malaysia, dan Singapura, sedangkan Grup A diisi oleh tuan rumah Thailand, Kamboja, dan Timor Leste. Dengan persiapan yang matang dan sorotan dari rival abadi, menarik untuk dinantikan apakah Timnas U-22 Indonesia asuhan Indra Sjafri mampu kembali membawa pulang medali emas SEA Games pada tahun ini.

Facebook Comments Box
Rivan Nurmulki: Ancaman Indonesia di SEA Games 2025?

POPULER





November 2025
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
×
×