“`html
HIMBAUAN – Tuduhan mengejutkan menghampiri mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ia dituduh melakukan kekerasan fisik dan verbal terhadap anak asuhnya. Tuduhan ini mencuat setelah pemecatannya dari klub kasta teratas Liga Korea Selatan, Ulsan HD, beberapa waktu lalu.
Shin Tae-yong dituding tidak hanya melakukan kekerasan fisik dan verbal, tetapi juga bermain golf saat seharusnya menjalankan tugasnya sebagai pelatih.
Romansa Shin Tae-yong dengan Ulsan HD memang terbilang singkat. Ia dipecat pada 9 Oktober lalu, hanya dua bulan setelah penunjukkannya sebagai pelatih kepala. Kedatangannya diharapkan mampu mendongkrak performa tim, namun yang terjadi justru sebaliknya.
Alih-alih membawa perubahan positif, Shin Tae-yong justru diterpa berbagai tudingan negatif yang mengguncang posisinya.
Salah satu tudingan yang beredar adalah ketidakakuran Shin Tae-yong dengan para pemain senior Ulsan HD. Bahkan, ia dituduh melakukan kekerasan, baik fisik maupun verbal, terhadap para pemainnya. Selain itu, ia juga dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
Shin Tae-yong dituduh sering bermain golf saat pertandingan tandang Ulsan HD. Bukti berupa foto-foto pun beredar luas di media sosial.
Usai Dipecat Ulsan HD, Shin Tae-yong Merasa Pengalamannya Menukangi Timnas Indonesia Diremehkan
Salah satu foto yang beredar memperlihatkan tas peralatan golf milik Shin Tae-yong turut diangkut oleh bus tim Ulsan HD.
Menanggapi tuduhan tersebut, Shin Tae-yong membantah keras. Ia menyatakan bahwa foto tersebut diambil pada akhir Agustus saat tim bertanding di Seoul.
“Sama sekali tidak benar. Foto tersebut diambil pada akhir Agustus saat tim bertanding di Seoul,” tegas Shin Tae-yong seperti dikutip dari KBS (KBS).
“Saya tidak punya alasan bermain golf di Ulsan. Jadi, saya menaruh tas golf di bus tim untuk dikirim ke rumah saya di Seongnam,” jelasnya.
Menurutnya, foto tersebut bocor setelah salah satu pemain mengambil gambar saat tas golf diturunkan dari bus.
“Saya dan seluruh tim naik KTX (Kereta Cepat Korea Selatan) ke Seoul. Lalu, saya meminta putra kedua saya untuk pergi ke penginapan tim di Sangnam,” lanjut Shin Tae-yong.
“Untuk mengambil tas golf dan membawanya ke rumah. Namun, seorang pemain yang sudah tiba lebih dulu melihat tas golf saya.”
Blak-blakan ke Publik Korea, Shin Tae-yong Ogah Latih Timnas Indonesia Lagi?
“Saat barang tersebut diturunkan dari bus klub, lalu memotretnya dan melaporkannya ke klub, hingga foto itu kemudian bocor,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Shin Tae-yong juga menepis tudingan soal kekerasan fisik dan verbal terhadap pemain Ulsan HD.
Kepada media Korea, ia bahkan menyinggung gaya kepemimpinannya saat masih menukangi Timnas Indonesia.
“Filosofi sepak bola saya adalah ‘Saya tidak mengumpat atau menyerang pemain’. Gaya saya disebut ‘kepemimpinan ala kakak’,” ungkap Shin Tae-yong.
“Bahkan di Indonesia, saya suka menggoda dan bercanda dengan pemain yang bahkan tidak saya kenal. Begitulah saya menjadi dekat.”
“Lalu, mereka melemparkan saya ke air. Selalu seperti itu. Di Ulsan, saya akui saya menggoda beberapa pemain.”
“Ketika kami pertama kali tiba karena kami semua agak canggung. Saya mengakui saat wawancara dengan klub.”
“Untuk lebih dekat dengan mereka, saya akan mengatakan hal-hal seperti, ‘Hei, dasar brengsek,’ dan bahkan menarik telinga mereka,” pungkasnya.
Headline: Shin Tae-yong Dituduh Lakukan Kekerasan Fisik dan Verbal
Featured: Ya
Category: Sepak Bola
Tags: Shin Tae-yong, Timnas Indonesia, Ulsan HD, Kekerasan Fisik, Kekerasan Verbal, Liga Korea Selatan, Pemecatan, Tuduhan
“`


