Himbauan
Beranda / Himbauan / Semarang Dikepung Banjir: 16 Titik Terendam!

Semarang Dikepung Banjir: 16 Titik Terendam!

HIMBAUANSEMARANG, KOMPAS.com – Kota Semarang, Jawa Tengah, masih menghadapi tantangan serius akibat genangan banjir yang melanda 16 lokasi berbeda hingga Selasa (28/10/2025). Kondisi ini merupakan imbas dari curah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut secara berkelanjutan sejak Rabu (22/10/2025), menyebabkan sejumlah infrastruktur vital dan permukiman warga terendam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi situasi ini. Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, menyatakan bahwa petugas gabungan masih disiagakan di lapangan untuk secara aktif menangani genangan yang belum juga surut. “Hujan dengan intensitas tinggi yang kembali berlangsung pada Selasa sore mengakibatkan beberapa titik kembali tergenang dan memicu beberapa kejadian bencana alam lainnya,” jelas Endro saat dikonfirmasi, menggarisbawahi kegigihan hujan dalam memicu kondisi darurat.

Baca juga: Diguyur Hujan Lagi, Banjir Belum Surut dari Jalan Pantura Semarang-Demak Pagi ini

Upaya Rekayasa Cuaca oleh BNPB dan BPBD untuk Penanganan Banjir Semarang

Dalam upaya percepatan penanganan banjir yang tak kunjung reda di ibu kota Jawa Tengah ini, langkah strategis telah diambil. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah, telah melaksanakan program rekayasa cuaca atau modifikasi hujan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Semarang dan sekitarnya, dengan harapan dapat mempercepat surutnya genangan air.

Spoiler One Piece 1167 Konflik Elbaph Memanas, Loki Mengamuk Usai Ida Diracun

Endro Pudyo Martanto menambahkan bahwa operasi modifikasi cuaca ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. “Modifikasi cuaca mulai Sabtu, Minggu, dan Senin telah kami lakukan,” ungkapnya. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif untuk mengendalikan pola cuaca ekstrem yang menjadi penyebab utama banjir Semarang.

Tingginya genangan air bervariasi secara signifikan di setiap lokasi terdampak. Laporan BPBD menunjukkan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter. Beberapa area bahkan mengalami genangan yang cukup dalam, seperti di Jalan Kaligawe 4, yang tercatat memiliki ketinggian air kurang lebih 45–60 sentimeter, menciptakan tantangan besar bagi mobilitas warga dan aktivitas harian.

Ironisnya, di tengah upaya penanganan tersebut, kondisi cuaca di Kota Semarang masih diliputi mendung tebal, bahkan hujan kembali turun di sejumlah titik. Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, membenarkan situasi ini. “Ini malah hujan lagi,” ujarnya dengan nada prihatin, menggambarkan ketidakpastian cuaca yang terus-menerus mengancam.

Baca juga: Wali Kota Semarang Ingatkan Warga Waspadai Banjir hingga Februari 2026

Menyikapi kondisi jalan yang masih terendam dan potensi bahaya yang mengintai, Kompol Rismanto mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan. Terutama bagi pengendara sepeda motor, penting untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melintas di kawasan strategis seperti Jalan Pantura Semarang-Demak yang masih digenangi banjir. “Lalu lintas aman tapi tetap harus berhati-hati karena banyak jalan yang berlubang,” peringatnya. Selain genangan, kondisi jalan juga masih berlumpur tebal dan beberapa median jalan terlihat berserakan akibat lama terendam air, menambah daftar risiko bagi para pengendara. “Utamakan keselamatan,” pungkas Rismanto, menekankan pentingnya kewaspadaan diri di jalanan yang licin dan berlubang.

Hitung Weton Jodoh: Rahasia Pernikahan Langgeng?

Daftar Lokasi di Kota Semarang yang Masih Tergenang Banjir

Berikut adalah 16 titik di Kota Semarang yang masih terendam banjir per Selasa (28/10/2025), beserta perkiraan ketinggian genangan:

  • Trimulyo RT 02 RW 02 – 20–30 cm
  • Jalan Karangingas (Sawah Besar) – 10–15 cm
  • Jalan Kaligawe Raya (Depan SPBU) – 5–10 cm
  • Jalan Kaligawe 4 – 45–60 cm
  • Padi Raya, Kelurahan Gebangsari Genuk – 30 cm
  • Jalan Muktiharjo Raya–Muktiharjo Lor – 20 cm
  • Jalan Dong Biru (depan Kantor Kecamatan Genuk) – 15–20 cm
  • Jalan Dong Biru Genuksari – 20–25 cm
  • Jalan Gebang Anom – 30 cm
  • Karangrejo RW 05 – 20 cm
  • Jalan Tambakan – 5–25 cm
  • Rusunawa Kaligawe – 10–15 cm
  • Depan RSI Sultan Agung – 30 cm
  • Kelurahan Tambakrejo RW 08 – 10–20 cm
  • Kaligawe Pasar Waru – 20–35 cm
  • Rusun Pondok Boro – 30–40 cm

Sumber: Kompas.com

Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×