HIMBAUAN – Dunia sepak bola internasional kembali melirik bakat gemilang dari Indonesia. Rizky Ridho, bek tangguh Tim Nasional Indonesia sekaligus kapten kebanggaan Persija Jakarta, secara resmi telah masuk dalam daftar nominasi prestisius FIFA Puskas Award 2025. Pencapaian ini menempatkan namanya sejajar dengan para pesepak bola kelas dunia dari berbagai liga top Eropa hingga Amerika Selatan, sebuah kebanggaan yang mengukir sejarah baru bagi sepak bola Tanah Air.
FIFA Puskas Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pencetak gol terbaik di seluruh dunia, mengakui keindahan, keunikan, dan makna di balik sebuah gol spektakuler. Nominasi ini bukan sekadar pengakuan atas kemampuan individu Rizky Ridho, melainkan juga sorotan global terhadap potensi sepak bola Indonesia yang kian bersinar di kancah internasional. Kehadiran Ridho dalam daftar bergengsi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan talenta anak bangsa mampu bersaing di panggung tertinggi.
Pengumuman nominasi disampaikan langsung oleh FIFA melalui akun resmi X FIFA World Cup pada Jumat dini hari, 14 November 2025, waktu WIB. Informasi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola, baik di dalam maupun luar negeri. Nama Rizky Ridho kini bersanding dengan para maestro lapangan hijau yang dikenal dengan gol-gol luar biasa mereka, menegaskan bahwa gol yang dicetaknya memiliki standar kelas dunia.
Dalam daftar nominasi yang dirilis, gol spektakuler Rizky Ridho disandingkan dengan aksi memukau dari bintang-bintang kenamaan seperti Lamine Yamal dari Barcelona dan Declan Rice dari Arsenal. Keberadaan dua nama besar tersebut menggarisbawahi betapa tingginya level kompetisi di ajang Puskas Award dan betapa istimewanya pencapaian Ridho. Ia mampu mencuri perhatian para juri dan publik global melalui gol yang tak hanya indah, tetapi juga penuh dengan teknik dan keberanian.
Tak hanya Lamine Yamal dan Declan Rice, daftar nominasi juga diramaikan oleh deretan pemain dari berbagai liga yang menampilkan gol-gol menawan. Nama-nama seperti Alerrandro Souza (Vitoria vs Cruzeiro), Alessandro Deiola (Cagliari vs Venezia), Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seattle Sounders), Santiago Montiel (Independiente vs Independiente Rivadevia), dan Amr Nasser (Al Ahly vs Pharco) turut meramaikan persaingan. Selain itu, ada pula Carlos Orrantia (Queretaro vs Atlas), Lucas Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund), dan Kevin Rodrigues (Kasimpasa vs Rizespor). Di tengah persaingan ketat dari berbagai benua, Rizky Ridho berhasil menorehkan catatan tersendiri sebagai salah satu dari segelintir pemain Asia yang menembus nominasi tahun ini, sebuah prestasi yang layak dibanggakan.
Gol Spektakuler yang Menggetarkan Jiwa
Gol yang melambungkan nama Rizky Ridho ke kancah global terjadi pada laga krusial antara Persija Jakarta melawan Arema FC. Pertandingan sengit itu dihelat di Stadion Patriot Candrabhaga pada tanggal 9 Maret 2025. Meskipun pada akhirnya Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1–3, satu-satunya gol yang dicetak Persija justru menjadi perbincangan hangat di berbagai media dan platform internasional, membuktikan bahwa sebuah kekalahan pun bisa menghasilkan momen tak terlupakan.
Momen gol tersebut berawal dari Rizky Ridho yang melakukan overlap berani dari lini belakang. Ia menerima umpan terukur dari rekan setimnya, Ryo Matsumura, yang bergerak di sisi kiri lapangan. Dengan penglihatan yang tajam dan insting seorang striker, Ridho melihat kiper Arema FC, Lucas Frigeri, berdiri terlalu jauh dari sarangnya. Tanpa ragu, sebuah keputusan cepat dan berani diambilnya. Dari area tengah lapangan, Ridho melepaskan tembakan jarak sangat jauh yang membuat semua mata terpaku.
Tendangan keras yang dilepaskan Rizky Ridho melambung tinggi, membentuk busur yang indah di udara. Bola meluncur melewati kepala Lucas Frigeri yang sudah tak sempat kembali ke posisinya. Detik-detik menegangkan itu berakhir dengan bola mendarat mulus di pojok atas gawang Arema, meninggalkan Frigeri terdiam dan penonton bergemuruh. Gol tersebut adalah perpaduan sempurna antara visi, keberanian, dan teknik tingkat tinggi yang jarang terlihat di lapangan hijau.
FIFA sendiri tidak sembarangan dalam memilih nomine. Badan tertinggi sepak bola dunia itu memasukkan gol Rizky Ridho sebagai salah satu kandidat gol terbaik tahun ini karena tiga elemen kunci: keberanian mengambil keputusan dari jarak jauh, teknik tembakan yang sempurna, dan tingkat kesulitan yang luar biasa untuk mencetak gol dari posisi tersebut. Semua faktor ini menjadikan gol Ridho sebagai karya seni lapangan hijau yang pantas mendapatkan pengakuan global.
Dengan masuknya Rizky Ridho ke nominasi Puskas Award, sepak bola Indonesia kembali menegaskan eksistensinya di panggung dunia. Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas dan potensi karya anak bangsa mampu bersaing, bahkan sejajar, dengan talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru bumi. Keberhasilan Ridho tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan klub, tetapi juga inspirasi bagi jutaan pesepak bola muda Indonesia untuk terus bermimpi dan berjuang mencapai puncak prestasi global.
Sumber: jpnn.com


