Olahraga
Beranda / Olahraga / Pesumo Ukraina Rebut Gelar! Kejutan di Jepang

Pesumo Ukraina Rebut Gelar! Kejutan di Jepang

HIMBAUANSejarah baru telah terukir di dunia sumo profesional Jepang. Seorang pesumo muda asal Ukraina, Danylo Yavhusishyn, berhasil mencatatkan namanya sebagai atlet sumo pertama dari negaranya yang meraih gelar juara dalam kompetisi bergengsi ini. Kemenangan heroik ini diraihnya pada Turnamen Sumo Besar Kyushu, sebuah pencapaian yang mengejutkan banyak pihak, bahkan dirinya sendiri.

Remaja berusia 21 tahun ini tidak hanya memenangkan turnamen, tetapi juga akan segera dipromosikan ke peringkat tertinggi kedua dalam hirarki sumo, sebuah jenjang karier yang luar biasa cepat. Prestasi ini ia capai hanya setelah 14 kali berpartisipasi dalam turnamen resmi, menandakan bakat dan dedikasi yang tak main-main.

“Sejujurnya, saya memang ingin meraih kemenangan di turnamen ini, namun saya tidak sepenuhnya yakin bisa mencapainya,” ujar Yavhusishyn kepada awak media di Fukuoka, Senin (24/11/2025), dengan ekspresi bahagia yang tidak bisa disembunyikan. “Saya sungguh sangat gembira,” tambahnya, sebagaimana dilaporkan oleh AFP.

Dalam pertarungan yang mendebarkan dan menjadi penentu gelar, pesumo yang kini dikenal dengan nama panggung Aonishiki itu menunjukkan kegigihan luar biasa. Ia berhasil menaklukkan juara bertahan asal Mongolia, Hoshoryu, dalam dua laga krusial yang berlangsung pada hari-hari terakhir turnamen. Kemenangan berturut-turut atas lawan tangguh itu tidak hanya mengamankan gelar perdananya di Jepang, tetapi juga menjadi titik balik signifikan dalam perjalanan karier sumonya yang baru dimulai setahun silam.

Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Mesin Ekonomi Baru?

Baca juga: Kelebihan Beban, Pesawat Jepang Gagal Terbang karena Angkut 27 Atlet Sumo

Melarikan Diri dari Perang, Mencari Harapan di Jepang

Perjalanan Danylo Yavhusishyn menuju puncak sumo profesional adalah kisah inspiratif tentang ketahanan dan pengejaran impian di tengah badai. Ia mengawali karier sumonya sejak usia tujuh tahun di kampung halamannya yang terletak di Ukraina tengah. Bakatnya terlihat jelas, dan pada usia 17 tahun, ia telah berhasil menjuarai kompetisi nasional di negaranya.

Namun, invasi Rusia pada tahun 2022 mengubah segalanya. Konflik yang berkecamuk di tanah airnya memaksa Danylo mencari perlindungan. Beruntung, usianya yang saat itu masih di bawah 18 tahun membuatnya lolos dari wajib militer. Dengan tekad membara, ia memutuskan untuk mencari suaka ke Jerman sebelum akhirnya mengambil langkah berani untuk pindah ke Jepang. Keputusan ini diambil demi mengejar impian masa kecilnya sebagai pesumo profesional di Negeri Sakura, pusat olahraga sumo dunia.

Setibanya di Jepang, Danylo dihadapkan pada tantangan besar. Ia datang tanpa bekal kemampuan berbahasa Jepang sedikit pun, dan kedua orang tuanya memilih untuk tetap tinggal di Jerman. Situasi ini tentu bukan hal mudah bagi seorang remaja yang mengejar mimpinya sendirian di negeri asing.

“Saya telah berbicara dengan orang tua saya setelah pertandingan ini. Saya juga menerima banyak sekali pesan dari teman-teman di Ukraina,” ungkapnya dengan mata berbinar. “Saya memang belum sempat membalas semua pesan tersebut, tetapi saya akan membalasnya satu per satu setelah ini,” tambahnya, menunjukkan kerinduan dan apresiasi terhadap dukungan yang mengalir deras dari tanah airnya.

Rivan Nurmulki: Ancaman Indonesia di SEA Games 2025?

Baca juga: Bersitegang, Jepang-China Saling Imbau Warganya Waspada di Tempat Umum

Debut Cepat, Promosi Lebih Cepat

Karier profesional Aonishiki dimulai dengan cepat, mencatatkan debutnya pada Juli 2023. Ia bukan hanya sekadar pendatang baru, melainkan pesumo profesional kedua asal Ukraina yang berkarier di Jepang, mengikuti jejak Serhii Sokolovskyi yang dikenal dengan nama Shishi. Namun, capaiannya melampaui ekspektasi. Promosi ke divisi atas yang diraihnya tercatat sebagai yang tercepat kelima sejak sistem turnamen enam kali setahun diperkenalkan pada tahun 1958, sebuah rekor yang mengukuhkan namanya sebagai talenta langka.

Turnamen Kyushu menjadi panggung pembuktian sesungguhnya bagi Aonishiki dalam arena sumo Jepang yang kompetitif. Setelah menaklukkan Hoshoryu pada hari kedua terakhir turnamen, momentumnya semakin tak terbendung. Aonishiki kembali berhasil mengalahkan sang juara bertahan di hari terakhir, sebuah kemenangan yang memastikan gelar juara berada dalam genggamannya.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi penutup manis bagi tahun tersebut, tetapi juga penanda dimulainya era baru bagi pesumo Ukraina ini. “Ini adalah turnamen terakhir tahun ini, jadi saya ingin memberikan yang terbaik agar tidak menutup tahun dengan penyesalan,” katanya, menegaskan semangat juang yang membawanya pada puncak kemenangan.

Baca juga: Warga Bucha Menolak Rencana Amnesti Rusia dalam Usulan Perdamaian Perang Ukraina

Arsenal Juara UCL? Superkomputer Beri Prediksi Mengejutkan!

Sumber: Kompas.com

Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×