Olahraga
Beranda / Olahraga / MU Gagal Menang! Mbeumo Gagalkan Peringkat 2 Liga Inggris

MU Gagal Menang! Mbeumo Gagalkan Peringkat 2 Liga Inggris

HIMBAUAN DRAMA ENAM GOL: MAN UNITED DAN TOTTENHAM BERBAGI ANGKA DALAM LAGA PENUH BALASAN

Pertarungan sengit di papan atas Liga Inggris tersaji di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu, 8 November 2025, ketika dua tim elite yang berjuang memperebutkan posisi empat besar, Tottenham Hotspur dan Manchester United, saling berhadapan. Laga ini berakhir imbang 2-2 setelah Man United sempat unggul melalui gol Bryan Mbeumo, namun Tottenham berhasil membalikkan keadaan sebelum Matthijs de Ligt memastikan satu poin dramatis di menit-menit akhir. Hasil ini menandai sebuah pertandingan yang penuh ketegangan, perubahan momentum, dan gol-gol penentu yang datang di saat-saat krusial.

Sebelum peluit awal dibunyikan, atmosfer sudah memanas mengingat kedua tim sama-sama mengoleksi 17 poin dari 10 pertandingan liga. Tottenham, yang menduduki peringkat keenam, sedikit di atas Manchester United yang berada di posisi kedelapan berkat keunggulan selisih gol. Performa Spurs di bawah asuhan pelatih Thomas Frank belakangan ini cenderung naik-turun, seringkali meraih kemenangan di laga tandang namun kesulitan mempertahankan dominasi di kandang sendiri. Sebuah anomali yang menarik perhatian para pengamat sepak bola.

Di sisi lain, Manchester United, di bawah arahan pelatih Ruben Amorim, tampak telah menemukan kembali ritme terbaiknya. Mereka datang ke laga ini dengan rekor tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir Liga Inggris, mengumpulkan 10 dari 12 poin maksimal yang tersedia. Performa impresif ini membuat Amorim diganjar penghargaan Manajer Terbaik Bulan Oktober. Tidak hanya itu, penyerang andalan mereka, Bryan Mbeumo, juga menyabet status Pemain Terbaik Bulan Oktober. Penampilan gemilang Mbeumo pada bulan tersebut patut diacungi jempol, dengan catatan tiga gol dan satu assist yang krusial saat United meraih kemenangan beruntun atas Sunderland, Liverpool, dan Brighton. Momentum positif ini jelas memberikan kepercayaan diri tinggi bagi skuad Setan Merah jelang laga kontra Spurs.

Babak pertama dimulai dengan tempo yang relatif lambat. Kedua tim tampak berhati-hati, saling meraba kekuatan lawan, yang mengakibatkan minimnya peluang berarti. Selama 30 menit pertama, tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang berhasil dilepaskan, menggambarkan ketatnya lini pertahanan masing-masing. Namun, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32, dan yang membuka jalan bagi Man United adalah sang bintang, Bryan Mbeumo. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Amad Diallo, Mbeumo berhasil melompat tinggi dan menyundul bola ke gawang lawan, membawa Manchester United unggul 1-0. Gol tersebut sontak memicu euforia di bangku cadangan Setan Merah, dan secara real-time, Man United untuk sementara naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris. Keunggulan tipis tersebut berhasil dipertahankan hingga jeda turun minum, memberikan secercah harapan bagi para penggemar United.

Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Mesin Ekonomi Baru?

Memasuki babak kedua, Tottenham Hotspur tampil dengan semangat yang berbeda. Pelatih Thomas Frank melakukan pergantian pemain strategis di lini depan, menarik keluar striker Randal Kolo Muani dan menggantinya dengan Wilson Odobert, dalam upaya untuk meningkatkan daya gedor dan menciptakan lebih banyak peluang. Perubahan ini segera membuahkan hasil, Spurs mulai melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan United. Pada menit ke-53, tim tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan melalui sontekan tumit Cristian Romero yang meneruskan umpan jauh, namun kiper Man United, Senne Lammens, menunjukkan refleks gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial. Dua menit berselang, Lammens kembali menjadi pahlawan bagi United, menggagalkan tembakan keras Joao Palhinha dari dalam kotak penalti. Ketangguhan Lammens di bawah mistar gawang menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus Spurs.

Meskipun terus menekan, Spurs masih kesulitan menemukan celah. Pada menit ke-61, sebuah peluang emas terbuang ketika Richarlison memilih untuk mengoper bola kepada Brennan Johnson yang sudah terjebak offside di sisi kanan, padahal Odobert berdiri bebas di sisi kiri dan berada dalam posisi lebih menjanjikan. Melihat tekanan yang terus meningkat dari tuan rumah, pelatih Ruben Amorim tidak tinggal diam. Pada menit ke-72, ia melakukan pergantian simultan terhadap tiga pemain Man United dalam upaya mempertahankan keunggulan dan menyuntikkan energi baru ke dalam tim.

Di penghujung babak kedua, drama semakin memuncak. Tottenham terus berupaya keras mencetak gol balasan, dan pada menit ke-80, Mathys Tel dimasukkan untuk menambah daya gedor. Kehadiran Tel segera memberikan dampak instan. Baru empat menit berada di lapangan, Mathys Tel berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84. Menerima bola dari pemain pengganti lainnya, Destiny Udogie, Tel yang saat itu membelakangi gawang dan dikawal ketat oleh Matthijs de Ligt, menunjukkan ketenangannya. Ia berhasil melepaskan diri dari kawalan, membalikkan badan, dan melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung oleh Lammens. Skor berubah menjadi 1-1, dan harapan Manchester United untuk mempertahankan posisi kedua di klasemen seketika pupus.

Namun, drama belum berakhir. Petaka justru menimpa Manchester United saat durasi pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Mathys Tel kembali menjadi kreator, melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang kemudian sedikit dibelokkan oleh sundulan Richarlison. Bola meluncur deras ke gawang, membuat Lammens hanya bisa terdiam melihat bola bersarang di jaringnya. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Tottenham Hotspur, seolah memberikan kekalahan pahit bagi United.

Akan tetapi, semangat juang Manchester United ternyata belum padam. Di menit-menit penghabisan, tepatnya pada menit 90+6, mereka berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Dari situasi sepak pojok, Matthijs de Ligt sukses menyundul bola dengan akurat, menaklukkan kiper lawan dan mengubah skor menjadi 2-2. Gol heroik De Ligt di detik-detik terakhir ini memastikan bahwa Manchester United tidak pulang dengan tangan hampa, melainkan membawa pulang satu poin berharga dari lawatan ke markas Tottenham.

Rivan Nurmulki: Ancaman Indonesia di SEA Games 2025?

Pertandingan yang penuh drama ini berakhir dengan skor imbang 2-2, sebuah hasil yang mungkin terasa campur aduk bagi kedua tim. Tottenham Hotspur patut bangga dengan semangat pantang menyerah mereka, sementara Manchester United menunjukkan karakter kuat untuk bangkit di saat-saat paling genting.

Hasil Akhir Pertandingan:
Tottenham Hotspur 2-2 Manchester United
Pencetak Gol:
* Tottenham Hotspur: Mathys Tel (84′), Richarlison (90+1′)
* Manchester United: Bryan Mbeumo (32′), Matthijs de Ligt (90+6′)

Susunan Pemain:
Tottenham (4-2-3-1): 1-Vicario; 23-Porro (13-Udogie 67′), 17-Romero (4-Danso 88′), 37-Van de Ven, 24-Spence; 6-Joao Palhinha (30-Bentancur 79′), 29-Sarr; 22-Johnson, 7-Simons (11-Tel 80′), 9-Richarlison; 39-Kolo Muani (28-Odobert 46′).
Pelatih: Thomas Frank

Man United (3-4-2-1): 31-Lammens; 4-De Ligt, 5-Maguire (15-Yoro 72′), 23-Shaw; 3-Mazraoui (30-Sesko 59′), 18-Casemiro (25-Ugarte 72′), 8-Fernandes, 13-Dorgu (2-Dalot 80′); 16-Diallo, 10-Cunha (7-Mount 72′); 19-Mbeumo.
Pelatih: Ruben Amorim

Sumber: MSN

Arsenal Juara UCL? Superkomputer Beri Prediksi Mengejutkan!

Facebook Comments Box

POPULER





Desember 2025
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031 
×
×