
Performa Inkonsisten Hantui Bagnaia di Tengah Dominasi Marquez, Salahkan Motor?
HIMBAUAN – Francesco Bagnaia, pembalap andalan Ducati Lenovo, menghadapi musim yang penuh tantangan di MotoGP 2025. Di tengah sorotan pada dominasi Marc Marquez, Bagnaia justru bergulat dengan performa yang tidak konsisten, jauh dari harapan seorang juara dunia dua kali. Pembalap asal Italia ini mengakui bahwa ia bertanggung jawab atas performa yang kurang memuaskan tersebut.
Setelah meraih gelar juara dunia pada tahun 2022 dan 2023, performa Bagnaia di musim ini jauh dari kata ideal. Tim Ducati Lenovo bahkan menghabiskan banyak waktu untuk menganalisis penyebab penurunan performanya.
Menjelang seri terakhir di Valencia, Bagnaia tampak berhati-hati dalam memberikan prediksi. “Musim ini sangat sulit bagi kami. Sulit untuk memprediksi apakah kami memiliki potensi untuk bersaing memperebutkan kemenangan di akhir pekan balapan,” ujarnya seperti dikutip dari Speedweek (sumber: Speedweek). “Satu-satunya cara untuk menutup musim ini dengan baik adalah dengan meraih podium dan berjuang untuk posisi teratas.”
Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (13/11/2025), Bagnaia mengungkapkan kekecewaannya. “Saya mengalami lebih banyak momen buruk daripada momen baik tahun ini,” kata pembalap yang saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara. “Setelah empat musim terakhir, di mana posisi ketiga dianggap sebagai hasil yang buruk, saya kesulitan menerima kenyataan musim ini.”
Bagnaia menambahkan, “Saya telah melakukan yang terbaik sepanjang musim bersama tim dan mencoba beradaptasi dengan motor 25cc, yang sayangnya tidak berhasil.”
Apakah Motor GP25 Jadi Biang Kerok?
Pernyataan Bagnaia memunculkan pertanyaan tentang adaptasinya dengan motor Ducati GP25. Sebelumnya, ia kerap menyalahkan motor tersebut atas performanya yang menurun, mengklaim bahwa ia tidak memiliki *feeling* yang sama seperti sebelumnya.
“Motor ini memiliki potensi besar, seperti yang telah ditunjukkan Marc Marquez. Saya tidak tahu apakah saya bisa belajar sesuatu dari musim ini,” ungkap Bagnaia. “Saya selalu berusaha beradaptasi dan kompetitif; semoga, sikap ini akan membantu saya di masa mendatang. Saya berharap saat menguji motor pada hari Selasa, saya akan memiliki perasaan yang baik dan mampu bersaing untuk posisi teratas lagi tahun depan.”
Namun, menjelang balapan di Valencia, nada bicara Bagnaia sedikit berubah. Ia mengakui bahwa performanya juga menjadi faktor.
“Tahun ini saya memang sedikit terseok-seok, itu memang benar. Tetapi, pada musim-musim sebelumnya saya selalu sangat kompetitif, dan Ducati tidak banyak membuat kesalahan,” ujarnya. “Marc memenangkan Kejuaraan Dunia dengan lima balapan tersisa. Bagi saya, hari-hari tes tambahan akan memberi kami kesempatan untuk melaju lebih cepat.”
Bagnaia juga menyinggung soal regulasi yang bertujuan untuk menyeimbangkan kejuaraan. “Namun, aturan ada untuk menyeimbangkan kejuaraan, dan Yamaha, Honda, KTM, dan Aprilia memanfaatkan keunggulan mereka dengan baik untuk memperbaiki situasi,” tambahnya.
Pengakuan Mengejutkan dari Bagnaia
Yang lebih mengejutkan, Bagnaia justru mengakui keunggulan motor Ducati. “Saya pikir motor kami adalah yang terbaik. Jauh lebih kuat daripada yang lain,” aku Bagnaia.
Mengubah Perspektif dan Menikmati Balapan
Menghadapi performa yang kurang memuaskan, Bagnaia berusaha untuk mengubah perspektifnya. “Selama periode seperti ini, banyak orang memberi nasihat. Nasihat yang paling membantu saya adalah mencoba menikmati balapan,” kata Bagnaia.
“Terkadang lebih baik melupakan segalanya. Saya juga harus mengubah perspektif saya. Sebelumnya, hasil yang baik adalah menang, dan hasil yang buruk adalah posisi ketiga,” jelasnya. “Sekarang, hasil yang baik adalah jika saya finis di lima besar. Saya harus menerima bahwa tidak semuanya bergantung pada motor saya, dan karena itu saya tidak dapat tampil maksimal.”
Dengan perubahan perspektif ini, Bagnaia berharap dapat tampil lebih baik di seri terakhir MotoGP 2025 di Valencia, dan mempersiapkan diri untuk musim depan. Akankah ia mampu kembali ke performa terbaiknya dan menantang dominasi Marc Marquez? Kita tunggu saja.
Secara Otomatis: Artikel ini membahas performa Francesco Bagnaia di MotoGP 2025, yang mengalami penurunan dan inkonsistensi dibandingkan musim-musim sebelumnya. Artikel ini juga menyoroti perubahan perspektif Bagnaia dalam menghadapi tantangan tersebut, serta harapannya untuk tampil lebih baik di masa depan. Kata kunci utama dalam artikel ini adalah Francesco Bagnaia, MotoGP 2025, Ducati, Marc Marquez, dan performa.


