HIMBAUAN – Kontribusi gemilang dari megabintang Argentina, Lionel Messi, ternyata belum cukup mengantarkan Inter Miami melenggang mulus ke semifinal Wilayah Timur babak playoff Major League Soccer (MLS) 2025. Harapan untuk melaju langsung ke fase empat besar harus tertunda setelah The Herons takluk di tangan Nashville pada partai kedua putaran pertama. Kekalahan tipis 1-2 di Geodis Park, Nashville, pada Minggu (2/11/2025) pagi WIB, memaksa klub asal Florida itu untuk kembali bertarung di laga penentu yang penuh tekanan.
Inter Miami sejatinya datang ke markas Nashville dengan modal kemenangan meyakinkan 3-1 yang mereka raih pada pertandingan pertama di kandang sendiri. Lionel Messi, yang menjadi motor serangan dan pahlawan dalam laga sebelumnya dengan dua golnya yang memukau, juga mengusung kepercayaan diri tinggi. Aura optimisme menyelimuti skuad The Herons, berharap dapat segera mengunci tiket ke babak selanjutnya dan melanjutkan performa impresif mereka di kancah playoff MLS.
Namun, realitas di lapangan berkata lain. Ketika giliran menyambangi kandang lawan, Messi dan rekan-rekan setim justru harus menelan pil pahit kekalahan. Pertandingan baru berjalan sembilan menit saat pertahanan Inter Miami melakukan kesalahan krusial yang berujung pada hukuman penalti. Pelanggaran terhadap Sam Surridge di dalam kotak terlarang tidak disia-siakan. Surridge, penyerang berusia 27 tahun itu, maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan gawang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Bermain di bawah guyuran hujan deras yang membasahi lapangan, Lionel Messi tidak menyerah. Sang kapten terus berupaya keras untuk membalikkan keadaan. Berbagai cara ia tempuh untuk membongkar rapatnya pertahanan Nashville. Sebuah upaya tembakan jarak jauh dilepaskan oleh pria kelahiran Rosario itu dari luar kotak penalti. Namun, sepakan keras Messi masih dapat dihentikan dengan sigap oleh penjaga gawang Nashville yang tampil solid, menggagalkan peluang emas pertama Inter Miami.
Keberuntungan tampaknya belum berpihak kepada La Pulga. Beberapa saat kemudian, Messi kembali mendapat peluang emas saat melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Sayang, lesakan akuratnya melenceng tipis di sisi gawang, hanya beberapa jengkal dari tiang. Di tengah perjuangan Messi yang tak kenal lelah, nasib buruk kembali menimpa Inter Miami. Di masa injury time babak pertama, gawang mereka harus kembali bobol. Kali ini, sundulan Josh Bauer dari situasi sepak pojok berhasil menembus jala, menggandakan keunggulan Nashville menjadi 2-0 dan menutup paruh pertama dengan kepahitan bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, Inter Miami mencoba bangkit dan memperketat serangan. Pada menit ke-66, Messi kembali menunjukkan magisnya dengan mengkreasi peluang berbahaya. Ia melepaskan umpan datar yang membelah pertahanan lawan, tepat menuju mulut gawang. Namun, Luis Suarez, sang striker veteran asal Uruguay, gagal menyambut umpan matang tersebut karena terjatuh di momen krusial, membuat peluang emas itu terbuang percuma.
Justru Inter Miami nyaris kembali kebobolan oleh serangan balik cepat Nashville. Pada menit ke-78, sundulan berbahaya dari Walker Zimmerman mengancam gawang Inter Miami. Beruntung, kali ini Dewi Fortuna masih menaungi mereka karena tandukan Zimmerman melenceng tipis dari sasaran, menjaga asa Inter Miami untuk memperkecil ketertinggalan. Messi terus menjadi motor serangan, tak henti-hentinya menebar ancaman bagi pertahanan Nashville. Ia kembali melepaskan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti, sebuah upaya yang khas dari sang bintang. Namun, seperti upaya sebelumnya, bola hasil tembakannya kembali berhasil dihentikan oleh kiper Nashville yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.
Kegigihan sang raja Ballon d’Or akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-89. Dari ujung kanan kotak penalti, Messi melepaskan tembakan kencang yang akurat ke tiang dekat. Bola melesat deras dan tak mampu dijangkau kiper, akhirnya menggetarkan jala gawang Nashville. Gol indah dari Si Kutu ini menjadi penghibur sekaligus pelecut semangat di penghujung laga, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Meskipun demikian, sumbangsih satu gol dari Lionel Messi itu tidak cukup untuk menghindarkan Inter Miami dari kekalahan di laga kedua ini. Hasil akhir 1-2 membuat agregat antara Nashville dan Inter Miami menjadi imbang 1-1. Sesuai format best-of-three yang diterapkan dalam ronde pertama playoff MLS, tim yang meraih dua kemenangan berhak melaju ke tahap berikutnya. Oleh karena itu, kedua tim kini harus kembali berhadapan dalam pertandingan ketiga yang sangat menentukan, sebuah laga hidup mati untuk memperebutkan satu tiket krusial ke semifinal Wilayah Timur.
Partai penentuan yang krusial ini akan dilangsungkan di markas Inter Miami, Chase Stadium, pada tanggal 8 November mendatang. Dukungan penuh dari para penggemar diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi Messi dan timnya untuk tampil maksimal dan memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya. Ini akan menjadi ujian sejati bagi mentalitas dan ketangguhan skuad The Herons di hadapan publik sendiri, di mana mereka dituntut untuk menunjukkan performa terbaik demi menjaga asa juara di MLS.


