Public Safety And Emergencies
Beranda / Public Safety And Emergencies / Ledakan SMAN 7 Jakarta: Motif Kekerasan & Sosok Pelaku Terungkap!

Ledakan SMAN 7 Jakarta: Motif Kekerasan & Sosok Pelaku Terungkap!

HIMBAUAN – Kepolisian Daerah Metro Jaya terus mengintensifkan investigasi atas insiden ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta, yang terletak di kawasan Kelapa Gading. Perkembangan terbaru dalam kasus ini menguak profil terduga pelaku yang berstatus sebagai siswa di sekolah tersebut. Informasi awal yang berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian mengindikasikan bahwa ABH, inisial terduga pelaku, selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dalam pergaulan sehari-hari.

“ABH terkenal tertutup, jarang bergaul,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/11). Pernyataan ini memberikan gambaran awal mengenai karakter siswa yang diduga menjadi dalang di balik ledakan yang mengejutkan tersebut. Selain sifat yang cenderung menarik diri dari interaksi sosial, terduga pelaku juga terindikasi memiliki ketertarikan mendalam pada hal-hal yang berbau kekerasan dan ekstrem. Kecenderungan ini diperkuat oleh dugaan kuat bahwa bom yang meledak merupakan rakitan sendiri oleh ABH. “Tertarik pada hal-hal kekerasan dan ekstrem,” imbuh Irjen Pol Asep, menyoroti aspek psikologis yang kemungkinan melatarbelakangi tindakan tersebut.

Di tengah upaya pengungkapan motif dan pengembangan kasus, jumlah korban ledakan ini mengalami peningkatan yang signifikan. Kapolda Asep Edi Suheri mengungkapkan bahwa saat ini tercatat sebanyak 96 orang menjadi korban. Angka ini melonjak drastis dari laporan awal, menyusul adanya beberapa siswa yang baru melaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah beberapa hari pasca-insiden tragis tersebut. Dari total 96 korban, 68 di antaranya dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, menunjukkan proses pemulihan yang terus berjalan.

Insiden ledakan ini telah menjadi sorotan publik dan menggemparkan warga Jakarta. Peristiwa pilu itu terjadi pada Jumat siang, 7 November, tepat di dalam area Masjid SMAN 72 Jakarta. Ledakan dahsyat tersebut terjadi saat ibadah salat Jumat sedang berlangsung, menimbulkan kepanikan massal dan mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang tengah menunaikan ibadah. Awalnya, insiden ini menyebabkan 54 korban luka-luka, baik ringan maupun berat, yang langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia, ledakan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Pada saat itu, sebagian besar siswa SMAN 72 Jakarta sedang khusyuk menunaikan salat Jumat. Tidak ada tanda-tanda atau hal mencurigakan yang terdeteksi sebelum ledakan dahsyat itu terjadi; semua berjalan normal seperti biasa, menambah kejutan dan kebingungan seisi sekolah. ”Terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, jumlah korban lebih kurang 54 siswa,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangan persnya kala itu.

Bandara IMIP Morowali Ilegal? Ini Kata Kemenhub!

Momen ledakan tersebut sontak memicu gelombang kepanikan yang tak terkendali. Ratusan siswa yang berada di dalam masjid dan sekitarnya berhamburan keluar, saling bertabrakan dalam upaya menyelamatkan diri. Korban luka-luka pun berjatuhan, dengan noda darah tercecer di sana-sini, menciptakan pemandangan yang memilukan. Situasi kacau balau itu berlangsung hingga seluruh korban luka berhasil dievakuasi dan mendapatkan pertolongan medis. Pihak berwenang terus mendalami kasus ini untuk memastikan seluruh aspek terungkap demi menegakkan keadilan dan memastikan keamanan di lingkungan pendidikan.

Sumber: Beritasatu.com

Facebook Comments Box

POPULER





Desember 2025
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031 
×
×