Olahraga
Beranda / Olahraga / Jay Idzes: Blok Muka Selamatkan Gawang, Nama Indonesia Mendunia!

Jay Idzes: Blok Muka Selamatkan Gawang, Nama Indonesia Mendunia!

HIMBAUANPenyelamatan Heroik Jay Idzes Bawa Sassuolo Curi Kemenangan Dramatis atas Atalanta di Liga Italia

Pesona bek tangguh Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, kembali menyita perhatian jagat sepak bola Eropa. Ia menjadi figur sentral dalam skenario Sassuolo yang sukses memetik kemenangan berharga saat bertandang ke markas Atalanta. Penampilan solidnya, yang dihiasi dengan sebuah penyelamatan krusial, menjadi kunci utama bagi timnya untuk mencuri tiga poin penting dalam lanjutan Liga Italia musim ini.

Pertandingan yang mempertemukan Sassuolo dan Atalanta ini tersaji di Gewiss Stadium pada giornata ke-11 Serie A musim 2025-2026, Minggu (9/11/2025). Laga tandang ini menjadi panggung bagi Jay Idzes untuk kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pilar utama di lini pertahanan. Kepercayaan penuh dari staf pelatih Sassuolo tecermin jelas dari fakta bahwa Idzes telah tampil penuh selama 90 menit dalam 10 pertandingan beruntun di kasta tertinggi Liga Italia musim sekarang. Konsistensi ini bukan tanpa alasan, mengingat performanya yang selalu stabil dan krusial bagi kokohnya lini belakang tim.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya dibayar lunas oleh Idzes dengan dedikasi dan penampilan yang luar biasa solid. Momen paling krusial dari penampilannya terjadi di awal laga, tepatnya pada menit ke-8. Sebuah serangan cepat dari Atalanta memecah lini pertahanan Sassuolo, dan penyerang lincah Ademola Lookman berhasil melepaskan tembakan geledek yang mengarah langsung ke gawang. Dalam situasi genting sebagai orang terakhir di muka gawang, Jay Idzes menunjukkan insting pertahanan yang tak tertandingi. Dengan keberanian luar biasa, ia menghalau sepakan keras Lookman menggunakan wajahnya. Aksi heroik ini secara efektif mencegah Sassuolo dari kebobolan cepat, mengubah jalannya pertandingan sejak dini.

Momen dramatis tersebut bahkan mengundang reaksi spontan dari komentator pertandingan. Suara lantang sang komentator bergema, menyerukan pujian atas aksi sang bek: “Pertahanan yang luar biasa oleh Jay Idzes, salah satu pemain Timnas Indonesia.” Pujian ini tidak hanya mengangkat nama Idzes tetapi juga membawa nama Indonesia dalam sorotan di kancah Serie A. Meskipun sempat terkapar di lapangan dan memerlukan pemeriksaan medis, Idzes menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ia berhasil bangkit dan melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir, menegaskan ketangguhan fisiknya untuk terus berjuang bersama tim.

Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Mesin Ekonomi Baru?

Setelah insiden penyelamatan krusial tersebut, Sassuolo mulai menemukan ritme permainannya dan mengambil inisiatif serangan. Tim tamu berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-29 melalui eksekusi penalti sempurna dari sang bintang, Domenico Berardi. Tembakan Berardi sukses menjebol jala gawang Atalanta yang dikawal oleh kiper Carnasecchi, membawa Sassuolo unggul 1-0.

Dominasi I Neroverdi berlanjut di babak kedua dengan tempo permainan yang semakin meningkat. Hanya dua menit setelah jeda, tepatnya pada menit ke-47, Andrea Pinamonti tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah keunggulan. Golnya semakin memantapkan posisi Sassuolo dalam memimpin pertandingan dengan skor 2-0. Penderitaan tim tuan rumah, Atalanta, semakin menjadi-jadi ketika Domenico Berardi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66. Dengan cerdik, Berardi melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau oleh kiper lawan, sekaligus melengkapi torehan dwigol atau brace-nya dalam laga tersebut, mengubah skor menjadi 3-0.

Keunggulan telak tiga gol tanpa balas dari Sassuolo ini tak tergoyahkan hingga wasit meniup peluit panjang, menandai berakhirnya pertandingan. Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada posisi Sassuolo di tabel klasemen sementara Liga Italia. Mereka kini berhasil menempati peringkat ke-8 dengan mengumpulkan 16 poin dari 11 pertandingan yang telah dimainkan.

Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Atalanta untuk turun ke peringkat ke-13 dalam klasemen. Tim berjuluk La Dea tersebut kini mengumpulkan 13 poin dari jumlah pertandingan yang sama, yakni 11 kali bermain. Hasil ini menjadi bukti konkret betapa krusialnya kontribusi Jay Idzes, tidak hanya dalam bertahan tetapi juga dalam memberikan inspirasi kemenangan bagi Sassuolo di salah satu liga paling kompetitif di dunia.

Como Perpanjang Rekor Unbeaten, Cesc Fabregas Justru Keluhkan 1 Hal dari Klub Orang Indonesia

Rivan Nurmulki: Ancaman Indonesia di SEA Games 2025?

Cakar Sunderland Berhasil Merobek Catatan Clean Sheet Arsenal

Sumber: msn.com

Facebook Comments Box

POPULER





November 2025
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
×
×