PT Jasamarga mempercepat langkahnya dalam menjaga denyut nadi mobilitas di Jawa Barat. Selama sepuluh hari ke depan, para pengguna Jalan Tol Padaleunyi akan merasakan dampak positif dari pemeliharaan intensif yang dilakukan di sejumlah titik vital. Mulai Senin, 3 November hingga Rabu, 12 November 2025, pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan ini menjadi prioritas guna menjamin kualitas dan keamanan perjalanan di salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia.
Langkah ini bukanlah sekadar rutinitas pemeliharaan biasa. Agni Mayvinna, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen Jasamarga untuk terus meningkatkan kualitas layanan jalan tol. Lebih dari itu, pemeliharaan ini krusial dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol sekaligus memastikan bahwa aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi yang utama. Kondisi jalan yang prima akan meminimalisir risiko kecelakaan dan meningkatkan efisiensi waktu tempuh bagi para pengendara.
Fokus utama pekerjaan rekonstruksi rigid perkerasan jalan akan berada di salah satu gerbang tol paling sibuk, yakni akses masuk Gerbang Tol Pasteur. Tepatnya, pengerjaan akan dilakukan di lajur satu dan dua. Pemilihan lokasi ini menunjukkan prioritas Jasamarga dalam merawat infrastruktur di titik-titik dengan volume lalu lintas tinggi, guna mencegah kerusakan lebih lanjut dan memperpanjang usia pakai jalan. Pengerjaan ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga keandalan infrastruktur jalan tol.
Menyadari potensi dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas, Jasamarga telah menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas yang komprehensif. Selama pekerjaan rekonstruksi di Gerbang Tol Pasteur berlangsung, sodetan dari akses keluar gerbang tol tersebut yang menuju Jalan Cibogo (samping tol) akan ditutup sementara. Kendaraan akan dialihkan untuk menggunakan Jalan Raya Surya Sumantri sebagai jalur alternatif. Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan volume arus lalu lintas, mekanisme contraflow searah akses masuk Gerbang Tol Pasteur juga akan diberlakukan. Penerapan contraflow ini akan dilakukan atas diskresi kepolisian, disesuaikan dengan kondisi dan kepadatan lalu lintas di lapangan untuk menjaga arus tetap bergerak.
Tidak hanya di Pasteur, perbaikan infrastruktur juga merambah titik strategis lainnya, yaitu di bagian akses keluar Gerbang Tol Buah Batu. Agni Mayvinna menjelaskan bahwa lajur yang menjadi objek pekerjaan ini untuk sementara tidak dapat dilintasi oleh pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung. Hal ini penting demi keamanan para pekerja dan juga pengguna jalan yang melintas, mengingat proses rekonstruksi membutuhkan ruang gerak yang aman.
PT Jasamarga menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan tol ini. Upaya ini merupakan investasi jangka panjang untuk kualitas dan keamanan berkendara yang lebih baik di masa mendatang, menunjukkan dedikasi perusahaan terhadap pelayanan publik yang optimal.
HIMBAUAN – Guna menjamin kelancaran dan keselamatan bersama, Jasamarga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk senantiasa berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, serta mengikuti setiap arahan petugas di lapangan. Kerjasama pengguna jalan sangat krusial dalam menjaga kondusifitas selama masa pengerjaan dan memastikan semua pihak selamat.
Informasi mengenai jadwal dan lokasi pemeliharaan ini disampaikan oleh Agni Mayvinna dalam keterangannya di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu, 2 November 2025, sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Nasional Antara.
Pilihan Editor: Nasib Proyek Jalan Tol di Era Prabowo Subianto


