HIMBAUAN – Piala Dunia U-17 2025 dipastikan akan mencapai puncaknya dengan pertarungan akbar di partai final, mempertemukan dua kuda hitam yang kini menjelma menjadi finalis: tim nasional Austria dan Portugal. Kedua tim berhasil mengukir sejarah mereka sendiri setelah melewati fase semifinal yang dramatis dan penuh ketegangan.
Kepastian ini tercipta usai dua laga semifinal rampung dihelat pada Senin, 24 November 2025, bertempat di Lapangan 5 dan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar. Laga-laga tersebut menyajikan drama sengit yang menentukan dua tim terbaik melaju ke panggung tertinggi.
Peraih tiket final pertama adalah tim nasional Austria, yang secara mengejutkan berhasil menyingkirkan salah satu kontestan favorit turnamen, timnas Italia. “Si Elang Kecil,” julukan timnas Austria, tampil begitu steril dan percaya diri, meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Azzurrini U-17. Bintang utama di balik kemenangan historis ini tak lain adalah bocah ajaib kelahiran 16 Januari 2008, Johannes Moser.
Moser kembali menunjukkan kilaunya yang memesona di Piala Dunia U-17 2025, memborong semua gol ke gawang kiper didikan AC Milan, Alessandro Longoni. Semua gol krusial Moser lahir di babak kedua, mengubah jalannya pertandingan yang sebelumnya buntu. Lesakan pertamanya tercipta dari tembakan kaki kiri mendatar yang tajam, setelah menerima umpan terobosan cerdik dari Jakob Werner. Bola menyilang yang diarahkan Moser sempat mengenai tiang gawang sebelum memantul masuk, membuat seisi stadion bergemuruh.
Tidak berhenti sampai di situ, gol keduanya tercipta dengan cara yang lebih dahsyat, sekaligus menutup pesta bagi timnas Austria di ujung laga. Memasuki masa injury time, anak asuh Hermann Stadler mendapatkan tendangan bebas yang strategis, berjarak sekitar 20 meter dari gawang Italia. Moser, dengan kepercayaan diri penuh, mengambil alih tugas sebagai algojo perekik. Pemain muda berbakat dari Red Bull Salzburg tersebut kali ini menghantam bola dengan kaki kanannya, melesakkan tembakan yang melaju mulus ke pojok kanan gawang, tak terjangkau kiper, dan menggetarkan jala untuk kali kedua.
Dengan kemenangan gemilang ini, timnas Austria berhasil menyegel tiket pertamanya ke final Piala Dunia U-17. Sebuah sejarah baru terukir bagi negara tersebut, karena ini adalah kali pertama Austria mencicipi final Piala Dunia untuk semua kategori usia, baik di level junior maupun senior. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hanyalah menembus semifinal Piala Dunia U-20 pada tahun 2007. Khusus di ajang Piala Dunia U-17, pengalaman Austria hanya sebatas meramaikan fase grup pada dua edisi sebelumnya, yaitu tahun 1997 dan 2013.
Johannes Moser pun layak diingat sebagai calon bintang masa depan yang bersinar terang benderang. Remaja berusia 17 tahun itu tidak hanya mengantar negaranya selangkah menuju gelar juara pertama, tetapi juga membuka peluang besar untuk mengawinkan trofi Piala Dunia U-17 2025 dengan titel top skor, mengingat koleksi golnya kini telah mencapai delapan lesakan.
Beberapa jam kemudian, tim nasional Portugal menyusul langkah Austria, memastikan diri menjadi lawan tanding di partai puncak. Melalui partai yang sangat sengit, “adik kelas Cristiano Ronaldo” ini berhasil menyingkirkan sang juara empat kali, Brasil, yang sebelumnya mengalahkan timnas U-17 Indonesia di fase grup. Duel sengit ini harus ditentukan melalui babak adu penalti, setelah kedua tim bermain sama kuat 0-0 hingga akhir waktu normal.
Bagi timnas Brasil, ini merupakan kali ketiga mereka menjalani babak tos-tosan di Qatar 2025, setelah sebelumnya berhasil menyingkirkan Paraguay di babak 32 besar dan Prancis di babak 16 besar melalui adu penalti. Namun, kali ini, keberuntungan tidak lagi berpihak pada mereka. Brasil akhirnya takluk.
Cela bagi Portugal sempat muncul ketika eksekusi penalti oleh kiper Romario Cunha sebagai penendang kelima melayang tinggi di atas mistar gawang. Namun, Dewi Fortuna tampaknya belum ingin meninggalkan Portugal sepenuhnya. Ikutan apes, tembakan bintang Brasil, Ruan Pablo, juga gagal karena memantul tiang gawang, membuat suporter Brasil menahan napas. Petaka ini kemudian disusul oleh tendangan Angelo Candido yang menerbangkan bola jauh di atas mistar, memastikan kekalahan Brasil dengan skor adu penalti 5-6.
Portugal sendiri sebelumnya mencapai titik tertinggi di ajang Piala Dunia U-17 dengan meraih peringkat ketiga pada edisi tahun 1989. Kini, dengan tiket final di tangan, bentrokan antara Portugal dan Austria dipastikan akan melahirkan juara baru dalam turnamen sepak bola level ini.
Pertandingan final Piala Dunia U-17 2025 yang sangat dinanti akan diselenggarakan di Stadion Internasional Khalifa pada Kamis, 27 November 2025, malam waktu setempat. Beberapa jam sebelum laga puncak, duel perebutan tempat ketiga antara Brasil versus Italia akan dipentaskan di Lapangan 7 Aspire Zone pada hari yang sama, untuk menentukan siapa yang berhak membawa pulang medali perunggu.
Hasil Semifinal, Senin (24/11/2025):
Austria 2-0 Italia (Johannes Moser 57′, 90+3′)
Portugal 0-0 Brasil (adu penalti 6-5)


