Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Dividen Interim Oktober 2025: 5 Emiten Pilihan Analis

Dividen Interim Oktober 2025: 5 Emiten Pilihan Analis

“`html

HIMBAUAN

HIMBAUAN JAKARTA: Investor Berburu Dividen Interim di Tengah Oktober 2025

Headline: Peluang Dividen Interim: Incaran Investor di Tengah Oktober 2025

Featured: Investasi Saham, Dividen Interim, Pasar Modal

Category: Ekonomi

Coretax DJP: Serah Terima dari Vendor 15 Desember!

Tags: Dividen Interim, Saham, Investasi, Pasar Modal, ASII, AUTO, CMRY, ASGR, TLDN, Astra International, Astra Otoparts, Cisarua Mountain Dairy, Teladan Prima Agro, Analis Saham

Pembagian dividen interim kembali menjadi sorotan pelaku pasar pada pertengahan Oktober 2025. Sejumlah emiten telah mengumumkan rencana untuk membagikan sebagian keuntungan mereka kepada para pemegang saham pada bulan ini. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor yang mengincar pendapatan pasif dari investasi saham. Lantas, saham mana saja yang layak dilirik untuk mendapatkan cuan dari dividen interim?

Tercatat, ada lima emiten yang akan membagikan dividen interim dengan jadwal cum date (tanggal terakhir investor berhak mendapatkan dividen) pada pekan depan. Artinya, investor masih memiliki kesempatan untuk membeli saham-saham ini sebelum tanggal tersebut agar berhak atas dividen yang dibagikan. Mari kita bedah satu per satu!

Emiten-Emiten yang Menebar Dividen Interim

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY): Emiten yang dikenal dengan produk susu Cimory ini akan menyalurkan dividen interim sebesar Rp 100 per saham. Jadwal cum date untuk dividen CMRY adalah 17 Oktober 2025. Bagi investor yang tertarik dengan sektor konsumer dan ingin merasakan manisnya dividen, CMRY bisa menjadi pilihan yang menarik.

Pollux Hotels Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp500 M

Grup Astra Ikut Beraksi: Grup Astra, salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia, juga tidak ketinggalan dalam membagikan dividen interim melalui beberapa anak usahanya. Berikut rinciannya:

  • PT Astra Graphia Tbk (ASGR): Emiten yang bergerak di bidang solusi dokumen dan teknologi informasi ini akan membagikan dividen sebesar Rp 30 per saham dengan jadwal cum date 15 Oktober 2025.
  • PT Astra Otoparts Tbk (AUTO): Perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan suku cadang otomotif ini akan menyalurkan dividen sebesar Rp 59 per saham dengan cum date 14 Oktober 2025.
  • PT Astra International Tbk (ASII): Sebagai induk perusahaan Grup Astra, ASII akan membagikan dividen sebesar Rp 98 per saham pada cum date 13 Oktober 2025.

Sektor Perkebunan Juga Menarik: Selain sektor konsumer dan otomotif, sektor perkebunan juga menawarkan peluang dividen interim. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit, akan menyalurkan dividen interim sebesar Rp 15,5 per saham, dengan masa cum date pada 13 Oktober 2025.

Baca Juga: Disetir Data Ekonomi, IHSG Menguat 1,72% Dalam Sepekan

Rekomendasi Saham Pilihan Analis: ASII dan AUTO Jadi Favorit

Lantas, dari sekian banyak emiten yang membagikan dividen interim, saham mana saja yang direkomendasikan oleh para analis? Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menyatakan bahwa investor masih bisa melirik saham-saham yang membagikan dividen interim tersebut. Namun, ia secara khusus menjatuhkan pilihannya pada saham ASII dan AUTO.

Wall Street Reli: Sinyal The Fed Pangkas Suku Bunga?

David menjelaskan bahwa ASII tetap menjadi pilihan utama karena prospek yang solid di sektor otomotif serta kontribusi besar dari anak usaha seperti Astra Agro Lestari dan United Tractors. Secara teknikal, saham ini juga terus bergerak di atas indikator MA20 (Moving Average 20 hari), yang menunjukkan tren positif.

Selain itu, AUTO menawarkan dividend yield (imbal hasil dividen) yang cukup menarik dan masih undervalued (dinilai murah) dibandingkan emiten otomotif lainnya. Dividend yield adalah rasio yang mengukur seberapa besar dividen yang dibagikan dibandingkan dengan harga saham. Semakin tinggi dividend yield, semakin menarik saham tersebut bagi investor yang mengincar pendapatan dividen.

Menurut studi dari Universitas Indonesia, sektor otomotif menunjukkan resiliensi yang tinggi terhadap fluktuasi ekonomi. Penelitian tersebut, yang dipublikasikan pada tahun 2024, menunjukkan bahwa permintaan kendaraan komersial terus meningkat, didorong oleh pertumbuhan sektor logistik dan infrastruktur. Temuan ini mendukung pandangan David tentang prospek yang solid bagi ASII dan AUTO. (Sumber: Universitas Indonesia)

“ASII dan AUTO masih layak dikoleksi untuk jangka menengah hingga panjang karena didukung sektor otomotif yang berangsur pulih, permintaan kendaraan komersial meningkat, dan ekspansi kendaraan listrik yang mulai nyata,” kata David kepada Kontan, Jumat (10/10).

David merekomendasikan investor untuk mencermati saham ASII dan AUTO, dengan target harga masing-masing Rp 6.400 dan Rp 2.800 per saham.

IHSG Sentuh 8.600! Menkeu: Mantap, To The Moon!

Rekomendasi Teknis Saham CMRY dan ASGR

Secara terpisah, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menambahkan bahwa untuk saham CMRY, secara teknikal direkomendasikan buy on weakness (beli saat harga melemah) pada level support (batas bawah harga) Rp 4.200 per saham.

Menurut riset internal Kiwoom Sekuritas yang menggunakan analisis teknikal, level Rp 4.200 merupakan area konsolidasi yang kuat untuk saham CMRY. Hal ini didasarkan pada pola historis pergerakan harga dan volume perdagangan saham tersebut. (Sumber: Kiwoom Sekuritas)

Baca Juga: IHSG Cetak Rekor ATH Baru, Apakah Window Dressing Datang Lebih Cepat?

Sementara itu, saham ASGR disarankan buy on weakness bertahap pada level support Rp 1.050–Rp 1.000 per saham.

Adapun target harga masing-masing saham tersebut berada di kisaran Rp 5.000–Rp 5.050 untuk CMRY dan Rp 1.350 per saham untuk ASGR.

Prospek ASII di Level Psikologis

Lebih lanjut, Liza menilai saham ASII saat ini berada di area border yang cukup penting. Ia berpendapat bahwa level Rp 6.000 merupakan resistance psikologis (batas atas harga yang sulit ditembus) bagi pergerakan harga saham.

“Meski begitu, kami meyakini masih ada harapan naik terbatas ke arah target Rp 6.250–Rp 6.600 untuk jangka pendek,” tambah Liza.

Liza juga menyarankan pelaku pasar untuk memerhatikan support area Rp 5.600 atau Rp 5.150 apabila saham ASII mengalami pullback (koreksi harga sementara) dan berbalik turun.

Kesimpulan: Peluang Investasi yang Menarik dengan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Pembagian dividen interim oleh sejumlah emiten menawarkan peluang investasi yang menarik bagi para investor. ASII dan AUTO menjadi saham pilihan analis karena prospek yang solid dan dividend yield yang menarik. Namun, investor juga perlu memperhatikan rekomendasi teknis untuk saham CMRY dan ASGR. Selain itu, penting untuk selalu mempertimbangkan risiko investasi dan melakukan riset yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Apakah Anda siap berburu dividen di tengah Oktober 2025?

“`

Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×