Panas
Beranda / Panas / Ayah Tiri Pembunuh Alvaro: Keluarga Tolak Autopsi!

Ayah Tiri Pembunuh Alvaro: Keluarga Tolak Autopsi!

HIMBAUAN Jenazah Alex Iskandar, yang dikenal sebagai ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho sekaligus tersangka utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan bocah tersebut, telah dikebumikan di TPU Kedaung, Tangerang. Pemakaman ini dilakukan tak lama setelah Alex mengakhiri hidupnya di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Ahad, 23 November 2025, sebuah peristiwa yang mengejutkan publik dan mengakhiri rentetan panjang kasus yang menyedot perhatian banyak pihak.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Alex. Keputusan ini membuat jenazahnya langsung diambil oleh keluarga dan dimakamkan pada malam hari itu juga, Minggu, 23 November 2025. “Di TPU Kedaung Tangerang. Diambil keluarga dan dimakamkan hari Minggu malam itu juga,” ujar Nicolas, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya pada Selasa, 25 November 2025. Proses pemakaman yang cepat ini menandai babak akhir dari kehidupan Alex, yang sebelumnya terlibat dalam dugaan kejahatan serius terhadap anak tirinya sendiri.

Detik-detik tragis kematian Alex Iskandar terungkap setelah ia ditemukan tak bernyawa di dalam ruang konseling. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, menjelaskan bahwa Alex gantung diri menggunakan celana panjang. Ironisnya, celana panjang tersebut baru saja ia minta setelah sebelumnya penyidik memberikannya celana pendek, mengingat aturan yang melarang penggunaan celana panjang bagi tahanan di ruang tertentu.

Menurut Budi, Alex beralasan bahwa celana pendek yang ia kenakan sudah kotor dan meminta izin untuk menggantinya dengan celana panjang. “Karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti dengan celana panjang,” tutur Budi. Permintaan yang tampaknya sederhana itu ternyata dimanfaatkan Alex untuk melancarkan aksi nekatnya, mengubah pakaian ganti menjadi alat untuk mengakhiri hidupnya, yang semakin menambah dramatisir dalam kasus ini.

Peristiwa gantung diri Alex Iskandar pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial G, yang juga sedang dalam pemeriksaan polisi. G melihat melalui bilah kaca yang terdapat di pintu ruang konseling, di mana Alex ditemukan dalam posisi gantung diri. “Ditemukan oleh rekannya tadi, yaitu inisial G, melalui saksi kunci dilihat dari pintu, itu ada bilah kaca di tengah, melihat tersangka sudah dalam posisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri,” terang Budi Hermanto, menggambarkan momen penemuan yang memilukan tersebut. Kematian Alex secara mendadak ini menutup kemungkinan proses hukum lebih lanjut terhadap dirinya, namun menyisakan banyak pertanyaan dan duka bagi keluarga korban. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kasus kriminal dan penyelidikan polisi, Anda dapat mengunjungi sumber berita terpercaya.

Geger! Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum PBNU Beredar

Kasus hilangnya bocah Alvaro Kiano Nugroho sendiri telah menjadi sorotan publik selama kurang lebih delapan bulan. Alvaro dilaporkan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025. Kakek korban, Tugimin, yang berusia 71 tahun, sejak awal telah menduga bahwa cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro. Kecurigaan ini menjadi titik awal dari serangkaian penyelidikan yang rumit dan mendalam oleh pihak kepolisian, yang bertekad untuk menemukan kejelasan mengenai nasib Alvaro.

Menanggapi laporan kehilangan Alvaro, aparat kepolisian segera membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian intensif. Tim ini merupakan kolaborasi dari berbagai unit, termasuk Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan Resmob Polda Metro Jaya. Pembentukan tim gabungan ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam mengungkap kasus hilangnya Alvaro dan menemukan pelaku di balik tragedi tersebut, meskipun pada akhirnya tersangka utama mengakhiri hidupnya sebelum proses hukum tuntas.

Oyuk Ivani Siagian berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Benarkah Polisi Menyiksa Demonstran untuk Membuat Pengakuan

Facebook Comments Box
UMP 2026: Kenapa Pemerintah Belum Umumkan?

POPULER





November 2025
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
×
×