Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III: Pengumuman Besok!

Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III: Pengumuman Besok!

HIMBAUANPemerintah akan segera mengumumkan data penting terkait kinerja ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa angka pertumbuhan ekonomi untuk kuartal III tahun 2025 akan dirilis pada Rabu, 5 November. Pernyataan ini sekaligus membawa optimisme tinggi dari pemerintah, dengan Airlangga meyakini bahwa capaian ekonomi di kuartal IV nanti berpotensi melampaui angka 5,12 persen yang tercatat sebelumnya.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh Airlangga saat menghadiri acara CEO Insight yang diselenggarakan oleh Harian Kompas di Plataran Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 November 2025. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pandangannya terhadap prospek ekonomi Indonesia yang diprediksi akan tetap kuat hingga akhir tahun. Optimisme ini didasari oleh serangkaian indikator pendukung yang menunjukkan tren positif. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal II sebelumnya tercatat sebesar 5,12 persen, dan capaian di kuartal IV diharapkan dapat melampaui angka tersebut, menandakan momentum positif yang berkelanjutan.

Salah satu indikator ekonomi makro yang menjadi sorotan Airlangga adalah laju inflasi. Pada bulan Oktober, inflasi tercatat sebesar 2,86 persen secara tahunan (year-on-year). Airlangga menjelaskan bahwa angka inflasi ini salah satunya dipengaruhi oleh kenaikan harga emas. Menurut beliau, peningkatan inflasi yang didorong oleh harga emas dapat mencerminkan adanya tren positif di mana masyarakat cenderung berinvestasi pada aset-aset berkualitas sebagai bentuk perlindungan nilai. Namun, ia juga memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa lonjakan harga emas ini tidak semata-mata karena dorongan investasi. Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan menjadi faktor pemicu signifikan. Produksi emas nasional mengalami penurunan akibat terhentinya kegiatan produksi konsentrat di tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia, menyusul insiden longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, yang secara langsung berdampak pada ketersediaan pasokan.

Selain inflasi dan dinamika harga emas, Airlangga juga menyinggung sejumlah indikator lain yang mengindikasikan ketahanan ekonomi domestik tetap terjaga solid. Data menunjukkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada September 2025 berada di level 115, sebuah angka yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan prospek ke depan. Senada dengan itu, Indeks Penjualan Ritel juga menunjukkan pertumbuhan yang sehat, mencapai 5,8 persen secara tahunan. Sektor manufaktur pun turut menunjukkan geliat positif dengan Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur yang kembali berada di atas ambang batas ekspansi 50, yakni mencapai 51,2 persen. Lebih lanjut, neraca perdagangan Indonesia berhasil mempertahankan surplus selama 65 bulan berturut-turut hingga September. “Jadi kalau kita bicara angka, baik semua,” pungkas Airlangga, menegaskan stabilitas dan kekuatan ekonomi nasional yang tercermin dari berbagai data tersebut.

Pilihan Editor: Mengapa Ongkos Transportasi di Indonesia Bikin Boncos

Coretax DJP: Serah Terima dari Vendor 15 Desember!

Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×