HIMBAUAN – JAKARTA. Pasar modal Indonesia kembali menjadi sorotan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menunjukkan tren positif pada perdagangan hari Selasa, 14 Mei 2025. Prediksi ini muncul setelah IHSG menutup sesi perdagangan pada hari Senin, 13 Mei 2025, dengan penurunan tipis sebesar 0,37% ke level 8.227,20.
Sentimen positif diprediksi akan datang dari Wall Street, di mana indeks bursa saham AS menunjukkan penguatan. Selain itu, kenaikan harga beberapa komoditas global juga diyakini akan memberikan dorongan bagi kinerja IHSG. Demikian analisis dari Tim Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset yang dirilis pada hari Selasa (14/5/2025).
“IHSG diproyeksikan bergerak menguat dengan kisaran support 8.165 hingga 8.100 dan resistance 8.290 hingga 8.350,” demikian kutipan dari riset tersebut.
Lantas, saham apa saja yang menarik untuk dilirik pada perdagangan hari ini? Berikut adalah rekomendasi saham dari CGS International Sekuritas yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor:
1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 7.675, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 7.525.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 7.675, potensi kenaikan menuju Rp 7.975–Rp 8.125.
2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 139, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 136.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 139, potensi kenaikan menuju Rp 145–Rp 148.
3. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 1.225, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 1.200.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 1.225, potensi kenaikan menuju Rp 1.275–Rp 1.300.
4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 975, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 955.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 975, potensi kenaikan menuju Rp 1.015–Rp 1.035.
5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 3.300, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 3.230.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 3.300, potensi kenaikan menuju Rp 3.440–Rp 3.510.
6. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)
* Rekomendasi: Speculative buy
* Support: Rp 4.300, dengan batasan kerugian (cut loss) jika harga menembus di bawah Rp 4.210.
* Target Jangka Pendek: Jika harga bertahan di atas Rp 4.300, potensi kenaikan menuju Rp 4.480–Rp 4.570.
DISCLAIMER
Penting untuk diingat bahwa rekomendasi saham di atas bersifat spekulatif dan memiliki risiko yang tinggi. Aktivitas *trading* saham melibatkan risiko finansial yang signifikan, dan investor dapat kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Oleh karena itu, sebelum membuat keputusan investasi, disarankan untuk melakukan riset mendalam, mempertimbangkan profil risiko pribadi, dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional.
Sebagai tambahan informasi, sebuah studi yang dipublikasikan oleh Harvard Business Review menunjukkan bahwa investor yang melakukan riset mendalam dan memahami profil risiko mereka cenderung menghasilkan keuntungan yang lebih konsisten dalam jangka panjang. [^1]
Selain itu, sebuah penelitian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2023 menemukan bahwa diversifikasi portofolio investasi dapat membantu mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi pasar. [^2]
Headline: IHSG Diprediksi Menguat, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini!
Featured: Ya
Category: Pasar Modal
Tags: IHSG, Rekomendasi Saham, Analisis Teknikal, Pasar Modal Indonesia, Investasi Saham, Saham AADI, Saham BUMI, Saham HRUM, Saham ENRG, Saham ANTM, Saham EMAS, CGS International Sekuritas
[^1]: Harvard Business Review, “The Importance of Due Diligence in Investing,” 2022.
[^2]: Universitas Gadjah Mada, “Diversification Strategies for Risk Management in the Indonesian Stock Market,” 2023.
[^3] *Disclaimer:* Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.


