Panas
Beranda / Panas / Hari Kesaktian Pancasila: DPRD Ingatkan Waspada Provokasi!

Hari Kesaktian Pancasila: DPRD Ingatkan Waspada Provokasi!

HIMBAUAN Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pelaihari: Memperkokoh Pilar Bangsa di Tanahlaut

Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia mengenang Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momen krusial yang menegaskan kembali Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa yang tak tergantikan. Gaung peringatan ini beresonansi di seluruh penjuru negeri, termasuk di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yang turut melaksanakan upacara khidmat untuk memperingati hari bersejarah tersebut.

Di Mana Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tanahlaut Dilaksanakan?

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Tanahlaut diselenggarakan dengan penuh kekhidmatan di halaman kantor Bupati Tanahlaut. Lokasi strategis ini, yang berada di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari, menjadi saksi bisu komitmen pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Seluruh peserta upacara mengikuti jalannya prosesi dengan tertib, merefleksikan suasana yang penuh makna.

Siapa yang Memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tanahlaut?

Geger! Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum PBNU Beredar

Dalam upacara tersebut, Bupati Tanahlaut H Rahmat Trianto bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan peran kepemimpinan daerah dalam membimbing masyarakat untuk senantiasa berpegang teguh pada Pancasila. Kehadiran Bupati sebagai inspektur secara langsung memberikan bobot dan legitimasi pada pesan-pesan yang disampaikan sepanjang upacara.

Apa Peran Pimpinan DPRD Tala dalam Peringatan Ini?

Selain Bupati, Muslimin, Wakil Ketua I DPRD Tanahlaut, memiliki tugas penting dalam upacara ini. Beliau membacakan Ikrar, sebuah deklarasi yang menggarisbawahi urgensi Pancasila sebagai fondasi dan ideologi fundamental Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembacaan Ikrar ini bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan ulang komitmen bersama terhadap nilai-nilai luhur yang telah menyatukan bangsa.

Muslimin secara tegas menyatakan bahwa Hari Kesaktian Pancasila menyimpan nilai-nilai luhur yang inheren dalam Pancasila. Menurut beliau, nilai-nilai ini tidak hanya harus dipahami secara teoritis, tetapi harus diaplikasikan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh elemen masyarakat. “Ini harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh semua elemen masyarakat,” ucapnya, pada Kamis (2/10/2025).

UMP 2026: Kenapa Pemerintah Belum Umumkan?

Bagaimana Pancasila Mempererat Persatuan dan Kesatuan Bangsa?

Dalam pernyataannya, Muslimin juga menekankan bahwa Pancasila mengandung nilai esensial untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian, setiap individu dan kelompok dalam masyarakat memiliki tanggung jawab untuk senantiasa bersatu. Kebersamaan yang kokoh merupakan prasyarat mutlak untuk membangun daerah yang maju dan sejahtera, sejalan dengan cita-cita Pancasila.

Apa Peran Masyarakat dalam Menghadapi Informasi di Era Digital?

Selain aspek ideologis dan persatuan, Muslimin menyoroti satu hal penting lainnya yang perlu dicermati secara saksama: kecermatan dan kejelian dalam menyimak serta menyaring informasi di media sosial. Di era digital saat ini, penyebaran berita palsu atau hoaks seringkali menjadi ancaman serius. Beliau menegaskan bahwa masyarakat harus memiliki kemampuan kritis untuk mengidentifikasi dan menolak informasi yang menyesatkan.

Eks Dirut ASDP Belum Bebas? KPK Tunggu Surat Rehabilitasi

Muslimin mengutip penekanan Bupati saat upacara yang menyatakan, “kita jangan mudah terpecah belah, jangan mudah termakan hoaks karena hal demikian mengancam keselarasan hidup bermasyarakat.” Pernyataan ini menjadi pengingat kolektif bahwa perpecahan dan konflik dapat dengan mudah dipicu oleh informasi yang tidak benar. Oleh karena itu, kecermatan dalam mencerna informasi adalah kunci untuk menjaga stabilitas sosial.

Bagaimana Cara Menyikapi Informasi Kontroversial dengan Bijak?

Ketika dihadapkan pada informasi yang bersifat minor, apalagi yang kontroversial, penting untuk mencernanya secara baik-baik dan melalui proses penyaringan untuk menguji kebenarannya. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat untuk menyikapinya secara bijak, menghindari reaksi impulsif, dan mencegah tersebarnya disinformasi yang merugikan. Kewajiban untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya merupakan bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan modern. (AOL)

Tags: Headline, Featured, {{category}}, Hari Kesaktian Pancasila, Tanahlaut, Pelaihari, Pancasila, Bupati Tanahlaut, DPRD Tala, Hoaks, Persatuan, Kesatuan, Ideologi Negara, Informasi Digital, Kalimantan Selatan

Facebook Comments Box
Ira Puspadewi Direhabilitasi: Aspirasi Publik Didengar!

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×