Ekonomi
Beranda / Ekonomi / MORA & KDTN Disuspensi BEI! Ini Penyebabnya

MORA & KDTN Disuspensi BEI! Ini Penyebabnya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN). Keputusan strategis ini mulai berlaku efektif sejak pembukaan perdagangan sesi I pada Senin, 17 November 2025.

Langkah tegas BEI ini diambil menyusul adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan dan tidak wajar pada kedua saham tersebut dalam periode perdagangan terakhir. Situasi ini memicu kekhawatiran regulator terhadap potensi volatilitas berlebihan yang dapat merugikan investor.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, bersama dengan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam pernyataan resminya menegaskan pentingnya tindakan ini. “Sebagai bentuk perlindungan yang tak tergantikan bagi seluruh investor di pasar modal, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham MORA dan KDTN,” terang Yulianto dan Pande dalam pengumuman yang dikeluarkan pada Senin, 17 November 2025.

IHSG Tembus ke Atas 8.409 di Pagi Ini (17/11), Top Gainers LQ45: SCMA, UNVR, MAPI

Penghentian perdagangan saham MORA dan KDTN berlaku di pasar reguler serta pasar tunai. Kebijakan suspensi ini akan terus diberlakukan hingga ada pengumuman lebih lanjut dari pihak Bursa Efek Indonesia, menunjukkan bahwa BEI akan memantau ketat perkembangan dan stabilitas harga sebelum mencabut larangan perdagangan.

Coretax DJP: Serah Terima dari Vendor 15 Desember!

HIMBAUAN Oleh karena itu, BEI mengimbau secara proaktif kepada seluruh pihak yang berkepentingan di pasar modal, termasuk investor dan pelaku pasar, untuk senantiasa mencermati dan memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kedua perusahaan tercatat. Transparansi informasi dari emiten menjadi kunci dalam pengambilan keputusan investasi, terutama di tengah kondisi suspensi.

Sebelum keputusan suspensi ini diberlakukan, tepatnya pada penutupan perdagangan Jumat, 14 November 2025, saham MORA mencatatkan lonjakan harga yang impresif. Saham perusahaan ini terpantau melesat 19,7% dan ditutup pada level Rp 6.075 per saham. Tidak hanya dalam satu hari, performa MORA sepanjang sebulan perdagangan terakhir menunjukkan kenaikan fantastis, yakni melonjak hingga 462,5%.

Tren serupa juga terjadi pada saham KDTN. Pada penutupan perdagangan Jumat, 14 November 2025, saham KDTN terpantau menguat signifikan sebesar 24,48%, mencapai posisi Rp 356 per saham. Dalam kurun waktu satu bulan perdagangan terakhir, saham PT Puri Sentul Permai Tbk ini juga mencatatkan lonjakan harga yang mencengangkan, yakni sebesar 223,84%, mengindikasikan aktivitas transaksi yang luar biasa.

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.708 Per Dolar AS Hari Ini (17/11), Asia Koreksi

Kenaikan harga yang tajam dan persisten pada kedua saham ini menjadi dasar bagi BEI untuk mengambil tindakan preventif guna menjaga integritas pasar dan mencegah potensi kerugian bagi investor yang mungkin belum memiliki informasi lengkap mengenai pergerakan harga yang tidak wajar tersebut. Bursa berkomitmen untuk selalu memastikan lingkungan perdagangan yang adil dan transparan bagi semua pihak.

Pollux Hotels Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp500 M

Sumber: Kontan.co.id

Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×