HIMBAUAN – Antusiasme dan harapan yang melambung tinggi di kalangan Bobotoh, suporter setia Persib Bandung, tampaknya harus berhadapan dengan realitas yang kurang menyenangkan. Sosok penjaga gawang yang begitu diidam-idamkan untuk merapat ke skuad Maung Bandung justru memberikan sinyal kuat untuk tetap setia pada klubnya saat ini, PSBS Biak. Sebuah kabar yang berpotensi membuat Bobotoh “gigit jari” dan menunda impian untuk melihat idola baru berseragam kebanggaan Pangeran Biru.
Kiper yang menjadi buah bibir tersebut tak lain adalah Kadu, palang pintu terakhir dari klub PSBS Biak. Namanya mencuat dan seketika menjadi perhatian utama Bobotoh pasca-pertandingan sengit di lanjutan Super League 2025/2026 pada tanggal 17 Oktober 2025 silam. Kala itu, Persib Bandung berhasil menundukkan PSBS Biak dengan skor telak 0-3. Namun, di balik kekalahan timnya, ada satu penampilan individual yang mencuri perhatian dan meninggalkan kesan mendalam di benak para penggemar sepak bola, khususnya para pendukung Persib.
Dalam laga tersebut, Kadu tampil bak tembok kokoh di bawah mistar gawang PSBS Biak. Ia berhasil mengukir catatan impresif dengan melakukan sepuluh penyelamatan gemilang, sebuah torehan yang luar biasa mengingat gawangnya harus kebobolan tiga gol. Penampilan heroiknya, yang penuh dengan refleks cepat dan antisipasi brilian, seolah-olah menutupi kekalahan telak timnya. Performans menawan Kadu inilah yang berhasil memikat hati Bobotoh, memicu gelombang desakan agar sang kiper segera bergabung dengan Persib Bandung untuk memperkuat lini pertahanan.
Rayuan dan ajakan dari Bobotoh tersebut dengan cepat membanjiri kolom komentar di unggahan terkini akun Instagram pribadi Kadu. Berbagai ekspresi harapan dan keinginan para suporter Persib tumpah ruah, menunjukkan betapa besar keinginan mereka untuk melihat Kadu merapat. Komentar seperti “Kaduuuuu gabung king esibbbb ajahhhh,” yang diungkapkan oleh @gozinbimasakti, mencerminkan ajakan langsung yang penuh semangat. Ada pula saran strategis dari @nuganugraha_ yang menulis, “@persib Bisa nih diangkut buat putaran ke-2, Adam rada ririwit,” mengisyaratkan kebutuhan akan kiper berkualitas. Bahkan, ada panggilan internasional seperti “Top goal keeper, come to persib,” dari @reynaldiprratama, serta ajakan singkat namun padat “Ayo ke persib kadu,” dari @maas_s28, dan pertanyaan provokatif “are you ready Persib brother,” oleh @denirfan_. Semua komentar ini menunjukkan betapa seriusnya Bobotoh dalam menggoda Kadu.
Namun, harapan Bobotoh untuk melihat Kadu merapat ke Persib Bandung agaknya harus diredam. Sebuah isyarat kuat datang langsung dari Kadu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 11 November 2025. Dalam unggahan tersebut, Kadu memposting foto dirinya yang gagah berpose mengenakan jas hitam, lengkap dengan logo PSBS Biak yang terpampang jelas di bagian saku. Gambar ini bukan sekadar potret biasa, melainkan sebuah pernyataan simbolis yang mengisyaratkan kebanggaan dan komitmennya untuk tetap bertahan di klub berjuluk Badai Pasifik tersebut. Sinyal ini secara tidak langsung mendinginkan antusiasme Bobotoh dan mengindikasikan bahwa negosiasi transfer mungkin tidak akan semudah yang dibayangkan.
Di sisi lain, peluang Persib Bandung untuk benar-benar mendatangkan Kadu dipastikan tidak akan mudah. Kadu merupakan rekrutan anyar PSBS Biak, yang berarti ia kemungkinan besar masih terikat kontrak jangka panjang dengan klubnya. Kondisi ini secara otomatis menempatkan PSBS Biak dalam posisi tawar yang kuat dan membuat Persib Bandung harus siap mengeluarkan dana yang tidak sedikit, bahkan terbilang besar, jika memang berambisi untuk memboyong Kadu keluar dari ikatan kontraknya. Transfer yang melibatkan pemutusan kontrak pemain baru tentu akan membutuhkan kompensasi finansial yang signifikan, sebuah perhitungan yang perlu dipertimbangkan matang-matang oleh manajemen Persib.
Kendati demikian, para Bobotoh sebenarnya tidak perlu terlalu berlarut dalam kesedihan jika Kadu gagal bergabung dengan Persib Bandung. Klub kesayangan mereka telah memiliki seorang kiper lokal dengan kualitas yang patut diacungi jempol dan telah terbukti keandalannya. Sosok tersebut tak lain dan tak bukan adalah Teja Paku Alam, penjaga gawang yang telah menjadi salah satu pilar penting dalam pertahanan Maung Bandung. Kehadiran Teja menawarkan jaminan stabilitas dan kualitas di posisi kiper yang vital.
Teja Paku Alam adalah salah satu kiper yang tampil gemilang dan konsisten di gelaran Super League 2025/2026. Performanya yang solid dan kemampuan kepemimpinannya di area pertahanan membuatnya menjadi favorit di kalangan penggemar. Lebih dari itu, eks penjaga gawang Semen Padang tersebut juga menunjukkan performa apik di kancah internasional, tepatnya di ajang AFC Champions League Two 2025/2026. Kontribusinya yang krusial berhasil membawa Persib Bandung memuncaki klasemen grup G, menandakan kualitasnya yang tak hanya diakui di level domestik tetapi juga di kompetisi Asia.

Statistik berbicara lantang mengenai kehebatan Teja Paku Alam. Hingga musim 2025/2026, ia mampu mengemas tujuh cleansheet atau tidak kemasukan gol dalam sebuah pertandingan, sebuah pencapaian yang membuktikan ketangguhannya. Dari total tiga belas laga yang ia lalui bersama Maung Bandung di semua kompetisi, gawangnya hanya kemasukan delapan gol. Angka-angka ini menegaskan bahwa Persib Bandung memiliki kiper kelas atas yang siap menjaga benteng terakhir mereka, sehingga kekhawatiran akan absennya Kadu dapat teredam dengan kehadiran dan performa apik Teja Paku Alam. Dengan demikian, meski ada harapan yang tak terpenuhi, fondasi kuat di bawah mistar gawang Persib tetap terjaga.
Sumber: TribunWow.com (TribunWow.com/ Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)


