Edukasi
Beranda / Edukasi / SMAN 72 Jakarta: KBM Normal Pasca Ledakan!

SMAN 72 Jakarta: KBM Normal Pasca Ledakan!

HIMBAUAN

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan bahwa proses belajar-mengajar di SMA Negeri 72 Jakarta akan tetap berjalan seperti biasa pada pekan depan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons cepat pemerintah menyusul insiden ledakan yang mengguncang sekolah tersebut pada Jumat, 7 November lalu, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pihak sekolah.

Pilihan editor: Mengapa Soeharto Masih Populer Hingga Hari Ini

“Proses belajar-mengajar akan tetap berlanjut,” ujar Menteri Arifah Fauzi. Penegasan itu ia sampaikan setelah meninjau langsung kondisi sejumlah pelajar yang menjadi korban ledakan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih pada Sabtu, 8 November 2025. Selain itu, Menteri Arifah juga telah mendatangi lokasi kejadian di SMAN 72 Jakarta untuk melihat langsung dampak insiden tragis tersebut.

Kendati demikian, Menteri Arifah menggarisbawahi bahwa meskipun kegiatan pembelajaran akan terus berlanjut, metode pelaksanaannya akan disesuaikan demi kenyamanan dan keamanan para siswa. Ia menambahkan, keputusan final mengenai sistem pendidikan yang paling tepat untuk diterapkan di SMAN 72 Jakarta pasca-kejadian ledakan ini masih dalam tahap pembahasan intensif.

TKA Bocor? Mendikdasmen Ungkap Kecurangan!

“Kami akan mendiskusikan lebih lanjut seperti apa baiknya sistem pendidikan yang akan dilakukan pada Senin,” ungkapnya, menekankan pentingnya mencari solusi terbaik agar proses pendidikan di SMAN 72 Jakarta dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek psikologis dan keamanan pelajar.

Saat kunjungan ke Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Menteri Arifah juga menyampaikan penilaian positifnya terhadap kondisi para korban ledakan. Menurutnya, para pelajar yang mengalami luka-luka tersebut menunjukkan pemulihan yang berangsur membaik. Ia secara pribadi mengamati semangat luar biasa dari para korban, sebuah tanda ketegaran di tengah musibah tak terduga yang baru saja menimpa mereka.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa penilaian mendalam terkait kondisi psikologis dan fisik para korban masih memerlukan investigasi lebih lanjut. “Kami belum tahu (keadaan) yang lebih dalam. Tapi kalau secara pandangan mata, saya lihat anak-anak ini tetap punya semangat luar biasa,” kutipnya, menggambarkan resiliensi para siswa SMAN 72 Jakarta.

Insiden peledakan yang mengejutkan seluruh warga sekolah SMAN 72 Jakarta itu diketahui terjadi pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB. Peristiwa tragis ini berlangsung saat khutbah salat Jumat sedang berlangsung, sebuah momen yang seharusnya khusyuk berubah mencekam. Menurut informasi yang dihimpun, ledakan tidak hanya terjadi satu kali, melainkan dua kali. Ledakan pertama mengguncang aula sekolah di tengah khotbah salat Jumat, diikuti ledakan kedua di area pintu belakang sekolah. Akibat dari rentetan kejadian tersebut, tercatat sebanyak 54 siswa mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Dari keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, seorang siswa kelas XII ditemukan terkapar tidak jauh dari lokasi ledakan, dengan sebuah senjata mainan berada di dekatnya. Pihak kepolisian yang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berhasil menemukan barang bukti penting berupa kaleng minuman yang telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan sumbu, serta sebuah remot kecil. Temuan ini mengindikasikan adanya perencanaan dalam aksi peledakan di SMAN 72 Jakarta.

Indosat Cetak Talenta AI dari Kampus Lewat Forum Pendidikan

Identitas visual terduga pelaku semakin terungkap dari deskripsi pakaian yang dikenakannya saat ditemukan, yaitu sepatu boots, celana hitam, dan kaus tanpa lengan berwarna putih yang mencolok dengan tulisan “Natural Selection”. Lebih lanjut, dari foto-foto yang beredar, ditemukan sejumlah tulisan provokatif pada senjata mainan yang tergeletak di dekat siswa tersebut. Tulisan-tulisan itu mencakup pesan ancaman seperti “Welcome to Hell,” “For Agartha,” serta nama-nama pelaku penembakan masjid terkenal di luar negeri, yaitu Brenton Tarrant, Alexandre Bissonnette, dan Luca Traini. Deretan nama ini mengindikasikan kemungkinan motif dan ideologi yang melatarbelakangi aksi tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif sebenarnya di balik aksi peledakan di kompleks SMAN 72 Jakarta ini. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah mengonfirmasi bahwa terduga pelaku dalam insiden ini merupakan seorang pelajar. Fokus penyelidikan kini adalah untuk merangkai semua bukti dan keterangan guna memahami secara komprehensif latar belakang serta tujuan dari tindakan pelaku.

Pilihan editor: Fakta-fakta Peristiwa Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Facebook Comments Box
SMAN 72 Jakarta: Bebas Pilih Belajar Daring/Luring!

POPULER





November 2025
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
×
×