
HIMBAUAN – PSSI secara resmi mengumumkan daftar 21 pemain yang akan membawa panji Merah Putih dalam ajang bergengsi Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Pengumuman ini dirilis melalui laman resmi federasi sepak bola Indonesia pada hari Jumat, menandai langkah awal Timnas Indonesia U-17 menuju pentas dunia.
Pelatih kepala Timnas U-17, Nova Arianto, telah merampungkan skuad pilihannya yang terdiri dari perpaduan talenta lokal dan pemain-pemain diaspora yang berkarier di luar negeri. Komposisi tim ini mencerminkan strategi matang dengan tiga penjaga gawang, sepuluh pemain bertahan yang kokoh, lima gelandang pengatur serangan, serta tiga penyerang yang siap menggebrak lini pertahanan lawan. Keseimbangan ini diharapkan mampu menjadi kekuatan utama Skuad Garuda Muda dalam menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia U-17 2025.
Kehadiran pemain diaspora menjadi salah satu sorotan utama dalam daftar skuad kali ini. Nova Arianto memanggil tiga talenta muda yang ditempa di kancah sepak bola internasional, yaitu penjaga gawang Mike Rajasa Hoppenbrouwers yang berasal dari FC Utrecht, Belanda; Matthew Baker dari Melbourne FC, Australia; dan Lucas Lee dari Ballistic United SC, Amerika Serikat. Keberadaan mereka diharapkan dapat membawa dimensi dan pengalaman berbeda yang memperkaya kekuatan serta mentalitas tim di Qatar.
Dalam undian grup yang telah dilaksanakan, Timnas Indonesia U-17 tergabung dalam Grup H, sebuah grup yang secara otomatis menantang dengan kehadiran raksasa sepak bola seperti Brasil, serta dua tim kuat lainnya, Honduras dan Zambia. Grup ini menjanjikan pertandingan-pertandingan sengit yang akan menguji kapasitas sesungguhnya dari Skuad Garuda Muda.
Partisipasi di Piala Dunia U-17 2025 ini memiliki makna historis bagi sepak bola Indonesia. Ini adalah kali pertama Timnas Indonesia U-17 berhasil lolos ke putaran final melalui jalur kualifikasi yang panjang dan penuh perjuangan. Sebuah peningkatan signifikan mengingat pada edisi sebelumnya di tahun 2023, Indonesia tampil sebagai peserta karena statusnya sebagai tuan rumah. Prestasi ini menegaskan adanya perkembangan positif dalam pembinaan sepak bola usia dini di Tanah Air.
Pada Piala Dunia U-17 2023, perjalanan Indonesia terhenti di fase grup, setelah hanya menempati posisi ketiga di Grup A yang berisikan tim-tim tangguh seperti Maroko, Ekuador, dan Panama. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga dan motivasi tambahan bagi generasi U-17 saat ini untuk menorehkan sejarah yang lebih baik di Qatar.
Petualangan Skuad Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 akan dimulai pada tanggal 4 November, di mana mereka akan menghadapi wakil dari Afrika, Zambia. Kemudian, tantangan berat menanti pada 7 November saat harus meladeni kekuatan Amerika Selatan, Brasil, yang dikenal dengan tradisi sepak bola kelas dunianya. Fase grup akan ditutup dengan pertarungan melawan Honduras pada tanggal 10 November. Seluruh pertandingan krusial ini akan digelar di Aspire Zone, Doha, Qatar, sebuah kompleks olahraga berkelas internasional yang menjanjikan fasilitas terbaik.
Untuk dapat melangkah secara otomatis ke babak 32 besar, Timnas Indonesia U-17 harus mampu mengamankan posisi dua teratas pada klasemen akhir fase grup. Namun, jika hasil tersebut tidak tercapai, peluang untuk lolos masih terbuka lebar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik dari total dua belas grup yang ada. Skenario ini menuntut konsistensi performa dan perhitungan strategis di setiap laga.
Berikut adalah daftar lengkap skuad Timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2025 Qatar:
Penjaga gawang: Rendy Razzaqu (Madura United FC), Dafa Al Gasemi (Dewa United FC), Mike Rajasa Hoppenbrouwers (FC Utrecht/Belanda)
Bek: Dafa Zaidan (Borneo FC), Ida Bagus Putu Cahya (Bali United), I Putu Panji Apriawan (Bali United), Mathew Baker (Melbourne FC/Australia), Eizar Tanjung (Sidney FC), Lucas Lee (Ballistic United SC/AS), Fabio Azkairawan (Persija Jakarta), Ilham Romadhona (Borneo FC), Muhammad Al Gazani (Persija Jakarta), Azizu Milanesta (Asiana Soccer School)
Gelandang: Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi FC), Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta), Nazriel Alfaro (Persib Bandung), Rafi Rasyiq (Semen Padang FC)
Penyerang: Mierza Firjatullah (Persik Kediri), Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara Presisi FC), Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar), Fandi Ahmad Muzaki (Persija Jakarta).
(Sumber: PSSI Official)


