Ekonomi
Beranda / Ekonomi / 7 Saham Kena Suspensi BEI! Harga Melonjak Tinggi?

7 Saham Kena Suspensi BEI! Harga Melonjak Tinggi?

BEI Suspensi Perdagangan Tujuh Saham Akibat Lonjakan Harga Signifikan

HIMBAUAN kepada seluruh investor dan pelaku pasar, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah resmi mengumumkan penghentian sementara atau suspensi perdagangan terhadap tujuh saham emiten. Kebijakan ini mulai berlaku pada Senin, 22 September 2025, di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Mengapa Bursa Efek Indonesia Melakukan Suspensi Saham?

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap tujuh saham tersebut sebagai respons atas kenaikan harga kumulatif yang signifikan dan di luar kewajaran. Tindakan ini merupakan bagian dari mekanisme cooling down yang diimplementasikan BEI, sekaligus berfungsi sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan investor di pasar modal. Suspensi ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi pasar untuk mencerna informasi dan mencegah volatilitas berlebihan yang dapat merugikan pelaku pasar.

Ketujuh saham yang terkena suspensi ini meliputi:

  • PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
  • PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA)
  • PT Logisticsplus International Tbk (LOPI)
  • PT Tanah Laut Tbk (INDX)
  • PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN)
  • PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI)
  • PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE)

Dalam pengumuman resminya yang diterbitkan pada Jumat, 19 September 2025, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, bersama P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Martin Satria D. Bako, menekankan pentingnya transparansi. Mereka menulis, “Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan.” Pernyataan ini menegaskan kembali komitmen BEI terhadap prinsip kehati-hatian dan informasi yang akurat bagi semua pihak.

Coretax DJP: Serah Terima dari Vendor 15 Desember!

Bagaimana Kinerja Saham-Saham yang Disuspensi Sebelum Kebijakan Ini?

Peningkatan harga yang drastis menjadi pemicu utama suspensi ini. Berikut adalah rincian kinerja saham-saham tersebut berdasarkan pantauan Kontan pada penutupan perdagangan Jumat, 19 September 2025, serta performa dalam sebulan terakhir:

  • Saham TEBE: Pada penutupan perdagangan Jumat, saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) melesat signifikan sebesar 23,16%, mencapai level Rp 2.260 per saham. Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari tren positif yang sangat kuat, mengingat dalam sebulan terakhir, harga saham TEBE telah melonjak tajam hingga 101,79%.
  • Saham IDEA: PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) juga menunjukkan penguatan yang substansial. Pada Jumat lalu, saham IDEA menguat 9,40%, ditutup pada level Rp 163 per saham. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham IDEA mencatatkan kenaikan harga yang spektakuler sebesar 77,17%, menarik perhatian pasar secara signifikan.
  • Saham LOPI: Kinerja PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) tidak kalah impresif. Harga saham LOPI meningkat 9,26% pada penutupan Jumat lalu, mencapai level Rp 118 per saham. Lonjakan ini konsisten dengan performa bulanannya yang luar biasa, di mana harga saham LOPI telah naik 90,32% dalam sebulan terakhir.
  • Saham INDX: Saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) terpantau mengalami penanjakan harga yang paling drastis di antara yang lain. Pada Jumat lalu, harga INDX melonjak 28,09%, ditutup pada level Rp 228 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham INDX telah meroket hingga 132,65%, menunjukkan volatilitas yang sangat tinggi.
  • Saham KJEN: PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) juga mencatatkan kenaikan harga yang mencolok. Saham KJEN mengalami peningkatan 22,22% pada penutupan Jumat lalu, mencapai level Rp 330 per saham. Sejak sebulan yang lalu, saham KJEN telah melonjak fantastis sebesar 150%, menjadikannya salah satu saham dengan performa terkuat.
  • Saham LIVE: PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) turut meroket tajam pada perdagangan Jumat lalu, dengan kenaikan sebesar 25% ke level Rp 330 per saham. Kenaikan harian ini didukung oleh pertumbuhan yang konsisten dalam sebulan terakhir, di mana saham LIVE telah tumbuh 79,35%.
  • Saham FUJI: Berbeda dengan saham lainnya yang mencatat kenaikan signifikan pada penutupan Jumat lalu, harga saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) tidak mengalami perubahan, tetap berada di level Rp 735 per saham. Meskipun demikian, saham ini sempat bergerak volatil sepanjang sesi perdagangan. Terlepas dari stabilitas harian tersebut, dalam sebulan terakhir, harga saham FUJI telah melesat impresif sebesar 62,61%, menunjukkan akumulasi kenaikan yang substansial sebelum suspensi.

Bagaimana Kebijakan Suspensi BEI Memengaruhi Pasar?

Keputusan BEI untuk melakukan suspensi adalah langkah proaktif dalam menjaga integritas dan stabilitas pasar. Ketika harga saham mengalami kenaikan kumulatif yang signifikan, sebagaimana yang terjadi pada ketujuh emiten ini, risiko terbentuknya gelembung harga atau spekulasi berlebihan meningkat. Suspensi bertindak sebagai mekanisme perlindungan untuk investor, memberikan jeda agar pasar dapat melakukan evaluasi ulang terhadap fundamental perusahaan dan informasi yang tersedia, serta mengurangi potensi kerugian bagi investor yang mungkin terpengaruh oleh pergerakan harga yang tidak wajar. Tindakan ini sejalan dengan mandat BEI untuk menciptakan pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien.

Sebagai informasi tambahan yang relevan dengan dinamika pasar modal, BEI juga secara aktif melakukan tindakan serupa di waktu yang berbeda. Contohnya, pada tanggal yang sama, BEI mengambil keputusan untuk membuka kembali gembok suspensi terhadap beberapa saham lain. Hal ini mencakup saham PIPA, CLAY, BLUE, dan DWGL, yang perdagangannya dimulai kembali pada hari tersebut. Di sisi lain, BEI juga memberlakukan suspensi pada saham KOKA karena pengendali saham melanggar komitmen, menunjukkan konsistensi BEI dalam menegakkan aturan demi pasar yang adil dan transparan. Tindakan-tindakan ini menegaskan peran BEI sebagai regulator yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pasar dan perlindungan investor.

BEI Buka Gembok Suspensi Saham PIPA, CLAY, BLUE, dan DWGL Mulai Hari Ini (22/9)

Pengendali Langgar Komitmen, Saham KOKA Kena Suspensi

Pollux Hotels Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp500 M


Facebook Comments Box

POPULER





Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
×
×